Pengajian Al Hidayah Akan Ikuti Ritme Serta Program-Program Kerja Partai Golkar dan Pemerintahan Prabowo-Gibran

- Editor

Kamis, 22 Agustus 2024 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA,MediaKarya: Sebagai organisasi yang didirikan Partai Golkar, Pengajian Al Hidayah akan selalu siap menjalankan program Program Partai dan Pemerintahan Prabowo-Gibran pada lima tahun mendatang.

“Tentu saja kita harus mengikuti ritme dan program yang disampaikan oleh ketua umum Partai Golkar terpilih Pak Bahlil Lahadalia, serta menjadi organisasi yang support program-program pemerintah,” kata Ketua Umun DPP Pengajian Al Hidayah Herifah Sjaifudian usai Penutupan Rapimnas Pengajian Al Hidayah, Kamis (22/8).

Menurutnya, apabila ada program pemerintah yang menyentuh masyarakat hingga ke akar rumput tentu pengajian Al Hidayah harus siap karena memiliki jaringan sampai ke bawah dan itu tentu akan mempercepat segala program yang ada.

“Kami akan ikut mensosialisasikan, ikut mengedukasi masyarakat, meningkatkan penyadaran dan tingkat penerimaan masyarakat terhadap program-program pemerintah, jangan sampai terjadi miskomunikasi, misinformasi dan lain-lain. Kalu ada aspirasi dari bawah, tentu Al hidayah siap menjadi channel untuk itu,” jelasnya.

Mengenai program makanan sehat gratis yang menjadi program capres-cawapres Prabowo-Gibran, ia menuturkan, kader memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap penghapusan stunting, pendidikan dan lainnya.

“Dalam Rapimnas Pengajian Al Hidayah juga membahas cukup banyak program-program yang inline dengan apa yang menjadi program pemerintah seperti makanan sehat gratis yang tujuannya menghapus stunting,” ungkapnya.

Selain terkait dengan gizi anak, lanjut dia Pengajian Al Hidayah juga memikirkan. bagaimana kemampuan anak-anak dalam menyerap pengetahuan baik itu di pendidikan formal maupun pendidikan non formal.

“Anak anak adalah generasi masa depan yang harus kita pikirkan dengan baik dan dipersiapkan sedari dini,” harapnya.

Wakil Ketua Umun DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menyebut masukan dan aspirasi dari ormas Pengajian Al-Hidayah akan disampaikan ke Ketua Umum DPP Partai Golkar terpilih yakni bapak Bahlil Lahadalia.

“Aspirasi dari pengajian Al Hidayah tentang berbagai macam hubungan aspirasi politik dan berbagai kebijakan-kebijakan program pemerintah akan disampaikan. Bagi partai Golkar, tentu apa yang disampaikan oleh ibu-ibu pengajian Al Hidayah ini akan menjadi perhatian serius kami, agar betul-betul bisa diperjuangkan nantinya,” tuturnya.

Baca Juga:  Algoritma: Ada Peluang Muncul Figur Baru Capres Pemilu 2024

Ia menjelaskan, pengajian Al hidayah adalah organisasi yang mengakar di masyarakat. Karena, hampir di setiap pelosok-pelosok daerah majelis taklim itu berada dan digunakan sebagai pendidikan informal atau nonformal masyarakat.

“Keberadaan pengajian Al Hidayah itu penting untuk menjadi bagian dari agen pembangunan kekuatan politik Partai Golkar dalam mensosialisasikan berbagai program-program pemerintah kedepan,” katanya.

Tantangan kedepan, kata dia Pengajian Al Hidayah harus bisa menghadapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang muncul di masyarakat secara bersama-sama.

“Maka dari itu bagi Golkar penting sekali peran Pengajian Al Hidayah untuk terus ditingkatkan baik dalam hal mengatasi masalah stunting, kematian ibu melahirkan dan bayi yang kekurangan gizi. Termasuk mendorong pendidikan yang berkualitas, kesemuanya itu memang menjadi program pemerintahan presiden Jokowi yang akan dilanjutkan dalam kepemimpinan Prabowo-Gibran lima tahun kedepan,” bebernya.

Sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar dirinya menilai keberadaan Pengajian Al Hidayah menjadi amat penting dan sangat strategis dalam upaya membesarkan Partai Golkar.

“Selaku wakil ketua umum Partai Golkar keberadaan Pengajian Al Hidayah tidak bisa dianggap remeh. Partai Golkar mengapresiasi kegiatan Pengajian Al Hidayah yang selama ini dijalankan untuk mensosialisasikan berbagai kebijakan-kebijakan yang mengarah kepada pembangunan bangsa kita menuju kemajuan Indonesia,” ujarnya.

Selain itu dalam kontestasi Pilkada serentak nanti Pengajian Al Hidayah tentu bisa juga sebagai mesin pendulang suara mengingat pemilih perempuan dan millenial cukup banyak.

“Tentu Pengajian Al Hidayah bisa terus berinovasi dalam upaya menggaet pemilih milenial atau remaja putri untuk bisa memenangkan pertarungan di pilkada nanti,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pendiri NII Crisis Center: Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Tanpa Jokowi Mustahil Jadi Ketum Golkar, Tapi Saat Ijazah Gibran Disoal Bahlil Bungkam
Agus Wahid: Bahlil Bukan Figur Arus Bawah, Golkar Terancam Kehilangan Marwah dan Elektoral
Kemendagri Dorong Kepastian Hukum, Pengawasan Perda Digeser dari Korektif ke Preventif
Walil Ketua Komisi VIII Mangaku Miris Atas Insentif Guru Agama Non-ASN di Jateng
Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan
Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan
Bambang Pacul Soal Putusan MK : Santai Saja Bolanya Belum Sampai

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Pendiri NII Crisis Center: Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Tanpa Jokowi Mustahil Jadi Ketum Golkar, Tapi Saat Ijazah Gibran Disoal Bahlil Bungkam

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Agus Wahid: Bahlil Bukan Figur Arus Bawah, Golkar Terancam Kehilangan Marwah dan Elektoral

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Kemendagri Dorong Kepastian Hukum, Pengawasan Perda Digeser dari Korektif ke Preventif

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Walil Ketua Komisi VIII Mangaku Miris Atas Insentif Guru Agama Non-ASN di Jateng

Berita Terbaru

Sidang gugatan ijazah Gibran (Foto: Istimewa)

Opini

Nurani di Ujung Jabatan

Minggu, 11 Okt 2026 - 06:36 WIB