Pengamat Harap Capres Dapat Tampil Lugas di Debat Ketiga Pilpres 2024

- Editor

Selasa, 26 Desember 2023 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Pengamat hubungan internasional Universitas Padjadjaran Widya Setiabudi Sumadinata mengharapkan ketiga calon presiden dapat tampil lugas dalam debat ketiga Pilpres 2024 yang mempertemukan antarcapres.

“Semoga capres-capres dapat dengan lugas, tanpa ragu-ragu, untuk menemukan titik-titik terlemah dari lawannya dalam pemahaman dan kemampuan mereka dalam isu-isu (debat ketiga) ini,” kata Widya saat dihubungi dari Jakarta, Selasa.

Walaupun demikian, ia mengingatkan agar para capres tidak asal bicara tanpa dukungan data dalam debat yang bertemakan pertahanan, keamanan, hubungan internasional dan geopolitik tersebut.

“Namun mereka tidak asbun (asal bunyi), tetapi didukung data, serta kemampuan analitik atas data tersebut. Selain itu, juga gagasan-gagasannya inovatif, out of the box, tetapi juga fisibel, realistik, tidak menimbulkan masalah baru,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa debat ketiga memiliki tema yang sangat penting, terutama dalam menghadapi babak baru konstelasi politik global.

“Tema ini sangat penting karena pada periode 2024-2029 konstelasi politik global akan memasuki babak baru yang berbeda pada periode 2019-2024. Sehingga, visi serta kemampuan pengambilan keputusan strategis presiden pada masa ini akan menentukan posisi Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:  Survei LSI Denny JA: Prabowo Pimpin Elektabilitas 36,2 Persen

Selain itu, ia juga mengharapkan agar para panelis dapat lebih berperan pada debat berikutnya dibandingkan dua debat sebelumnya.

“Mestinya panelis diberikan waktu khusus dan lebih leluasa juga untuk bertanya, serta untuk mengimbangi kemungkinan terjadinya debat kusir dan tidak substansial di antara para capres,” kata Widya, dilansir dari antara.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga pasang capres-cawapres peserta Pilpres 2024 pada Senin, 13 Desember 2023.

Hasil pengundian nomor urut sehari berselang menetapkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.

KPU RI telah mengadakan debat pertama antarcapres di Kantor KPU RI, Jakarta, pada Selasa (12/12). Tema debat pertama adalah pemerintahan, hukum, hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.

Selepas debat pertama, KPU menggelar debat kedua yang melibatkan tiga cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (22/12).

Tema debat kedua meliputi ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, infrastruktur, dan perkotaan. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun
Naniek Sudaryati Deyang Mudur dari Kepala BGN
‎FAKTA Indonesia Siapkan Gugatan Hukum Agar Cukai MBDK Segera Diterapkan
Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum
Bawa Nama Presiden Prabowo dalam Perkara Pidana, Hotman Paris Diminta Jaga Etika Profesi
JUP Lakukan Perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Berikan Bantuan Air melalui Emergency Mobil Tangki Selama Periode Gangguan
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali ke Rakyat dan Jaga Independensi
Benyamin Davnie Raih Pemred Award 2026, FPRMI Apresiasi Komitmen Komunikasi Publik Tangsel

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:08 WIB

Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:11 WIB

Naniek Sudaryati Deyang Mudur dari Kepala BGN

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00 WIB

‎FAKTA Indonesia Siapkan Gugatan Hukum Agar Cukai MBDK Segera Diterapkan

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:42 WIB

Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:59 WIB

Bawa Nama Presiden Prabowo dalam Perkara Pidana, Hotman Paris Diminta Jaga Etika Profesi

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

Begal Bawa Kabur Motor Pelajar Di Bekasi

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:58 WIB