Petinggi PPP Dukung Eko Kuntadhi agar Dipolisikan

- Penulis

Kamis, 15 September 2022 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegiat sosial Eko Kuntadhi (Ist)

Pegiat sosial Eko Kuntadhi (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mendukung kasus penghinaan  Eks Ketum Ganjarist Eko Kuntadhi melalui medsos kepada Ustazah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz agar berlanjut dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

Menurut dia, jika ada pihak yang mempersoalkan secara hukum, Baidowi mengaku bahwa dirinya sangat mendukungnya. Petinggi PPP itu juga mengecam apa yang dilakukan Eko Kuntadhi yang kerap menghujat lawan politiknya jika tidak sejalan dengan dirinya.

Baidowi menilai pernyataan Eko Kuntadhi ini menggambarkan sikap yang serampangan dalam bermedsos. Untuk itu, dia meminta agar Eko Kuntadhi berhenti menghina atau menyinggung orang lain dalam bermedsos.

“Ini akibat tidak apa, bermedsos secara serampangan, tidak memikirkan resikonya dan mengandung unsur penghinaan. Kalau misalnya ada pihak-pihak yang melaporkan secara hukum itu wajar saja, sebaiknya memang kita punya etika dalam bermedsos, tidak menyinggung perasaan orang lain, tidak menghina, dan semacamnya. Medos jangan dijadikan alat untuk perpecahan,” ucapnya.

Baca Juga:  UI Halal Center Perluas Kerja Sama dengan ME KNEKS

Lebih lanjut, sebagaimana dilansir dari detik.com. Awiek juga tidak mempersoalkan jika Eko Kuntadhi sudah meminta maaf. Namun demikian, menurutnya hak warga negara jika ada pihak yang tetap ingin mempolisikan Eko Kuntadhi.

“Ya minta maaf dan memaafkan merupakan fitrah manusia, namun kalau kemudian ada yang mempersoalkan secara hukum ya itu hak begitu,” ujarnya. ***

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Dipeluk, Bukan Dipukul
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi
Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:42 WIB

Dipeluk, Bukan Dipukul

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00 WIB

Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:37 WIB

Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Berita Terbaru

Kedelai Impor (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:10 WIB