Pimpin Komisi D, Yuke Langsung Tancap Gas Atasi Banjir dan Sampah

- Editor

Rabu, 9 Oktober 2024 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Karya – Wakil bendahara eksternal DPP PDIP Yuke Yurike di percaya memimpin komisi D DPRD DKI Jakarta. Politisi yang sudah 3 periode ngantor di Kebon Sirih ini pun langsung tancap gas.

Yuke Yurike menegaskan komitmen melanjutkan upaya mengatasi persoalan krusial yakni, banjir dan sampah.

Kata Yuke jajaran Komisi D akan bersinergi dengan mitra kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menuntaskan berbagai persoalan Jakarta yang belum tuntas.

“Mudah-mudahan periode ini bisa kita tuntaskan sehingga bisa memberikan legacy bagi warga Jakarta. Konsentrasi Komisi D pada persoalan yang cukup krusial seperti banjir dan sampah,” ujar Yuke kepada wartawan, Selasa (8/10).

Menurut politisi dapil Jakarta Selatan ini berbagai penuntasan persoalan yang menjadi fokus seperti pembebasan lahan hingga pembangunan embung di sejumlah lokasi.

Baca Juga:  Politisi PDIP Minta Menteri ATR/BPN "Bersih-Bersih" Institusinya

“Kita ingin memperbanyak embung dan waduk agar bisa menjadi kawasan parkir air sebelum turun ke hilir dan memicu banjir,” bebernya.

Terkait masalah sampah, Yuke mengaku akan melakukan pemantauan terhadap sejumlah fasilitasi Refuse Derived Fuel (RDF) yang telah berjalan. Fasilitas-fasilitas itu diharapkan bisa maksimal mengurangi volume sampah Jakarta yang masih menjadi persoalan hingga saat ini.

Pada bidang transportasi, Yuke juga mengaku konsern tehadap upaya mengatasi kemacetan dengan memberikan dukungan pembangunan jalan dan jembatan bila dibutuhkan. Hal itu seperti pembangunan pelebaran jalan di kawasan JIS yang perlu dituntaskan dalam waktu dekat.

“Di bawah Komisi D, Dinas Bina Marga akan supporting bila ada kebutuhan jalan atau jembatan,” ungkapnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen
Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat
DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG
Politisi NasDem: Korban Keracunan MBG Harus Dapat Penanganan Medis Tuntas dan Berkelanjutan
Ahmad Sahroni: DPR Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang!
Ketua Komisi III DPR RI: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan
Legislator Ini Soroti Tumpang Tindih Kewengan Konflik Agraria
Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:56 WIB

Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen

Sabtu, 12 September 2026 - 08:19 WIB

Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat

Sabtu, 12 September 2026 - 04:46 WIB

DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG

Rabu, 9 September 2026 - 14:39 WIB

Politisi NasDem: Korban Keracunan MBG Harus Dapat Penanganan Medis Tuntas dan Berkelanjutan

Selasa, 8 September 2026 - 06:01 WIB

Ahmad Sahroni: DPR Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang!

Berita Terbaru

Logo KPK

Headline

Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:07 WIB

Mufti Mubarok (tengah) saat meresmikan kantor Adhi Industri Group

Ekonomi & Bisnis

Adhi Industri Siap Kawal Program Waste to Energy Pemerintah

Selasa, 22 Sep 2026 - 07:44 WIB