PMP-RI Pertanyakan Sejumlah BUMD di Jabar yang Merugi

- Penulis

Rabu, 23 Agustus 2023 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, Mediakarya – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) menyoroti keberadaan sejumlah Badan Usaha Mikik Daerah (BUMD) Jawa Barat yang dinilai banyak mengalami kerugian.

Padahal BUMD berperan penting dalam hal mengoperasikan dan mengembangkan bidang ekonomi daerah maupun nasional jika dikelola dengan baik, dan akan memberikan dampak positif bagi suatu daerah dan masyarakatnya.

Ketua Umum DPP PMPRI, Rohimat alias Joker mengatakan, berdasarkan catatan PMPRI, sejumlah BUMD yang merrugi di antaranya PT Jaswita, dari 2019 dinilai mengalami kerugian yang signifikan sehingga menyebabkan kerugian pada pemerintah daerah.

“Kemudian, PT Agro Jabar yang notabene dijadikan ujung tombak program petani milenial dinilai gagal dan tidak menghasilkan apa-apa bahkan menimbulkan polemik diantara para petani di kalangan muda tersebut,” ujar Kang Joker kepada dalam keterangan persnya, Rabu (23/8/2023).

“Di sisi lain, PT Agro Jabar Juga diunjuk sebagai pelaksana PDP (Pusat Distribusi Pangan Provinsi) namun sayang hal tersebut adalah ketidakjelasan, hanya dijadikan nilai kepentingan saja,” imbuh Kang Joker.

Baca Juga:  KPK Ungkap Tiga Sektor Rawan Korupsi di Lingkungan Pemerintah

Kang Joker menambahkan, bahwa sebelum Ridwan Kamil selesai dari masa Jabatannya sebagai Gubernur, harus bertanggung jawab secara penuh atas kejadian kejadian yang menyebabkan beberapa BUMD Jawa Barat dinilai gagal dalam mengelola sistem sehingga selain kerugian juga banyak konflik kepentingan di interenal.

“Ini juga sangat menguatkan bahwa Identitas Jawa Barat sebagai Provinsi terkorup di Indonesia terbukti dengan carut marutnya beberapa BUMD di Jawa Barat,” tutup Kang Joker.

Terpisah, Sekjen DPP LSM PMPRI Anggi Dermawan menilai bahwa sejumlah BUMD Jawa Barat tengah dijadikan lumbung penyimpanan kepentingan.

“Kami menduga bahwa ada beberapa BUMD yang terjadi saling serang menyerang di tubuh internal BUMD itu sendiri artinya BUMD ini tidak sehat,” ungkap Anggi. (Pri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gonjang-ganjing Rupiah: Di Bawah Bayang-bayag Ketidakpastian, Kapan Beakhir?
Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan
DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra
Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat
Bukan Sekadar Energi, PT JOE Kirim Hewan Kurban untuk Warga Kepulauan Seribu
“Color Me Confident” Jadi Ruang Eksplorasi Fashion dan Beauty di ARTOTEL Harmoni Jakarta
Listrik Padam, Kontrak Jalan Terus: PLN, Antara Mengurus Rakyat atau Mengurus Utang Tersembunyi?
BPKN RI Dukung Class Action ke PT PLN (Persero), Soroti Dampak Blackout Sumatera dan Aceh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:10 WIB

Gonjang-ganjing Rupiah: Di Bawah Bayang-bayag Ketidakpastian, Kapan Beakhir?

Senin, 25 Mei 2026 - 23:24 WIB

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan

Senin, 25 Mei 2026 - 16:48 WIB

DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra

Senin, 25 Mei 2026 - 14:29 WIB

Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat

Senin, 25 Mei 2026 - 11:34 WIB

“Color Me Confident” Jadi Ruang Eksplorasi Fashion dan Beauty di ARTOTEL Harmoni Jakarta

Berita Terbaru

Ilustrasi Gaji ke-13 (Foto: Ist)

Headline

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan

Senin, 25 Mei 2026 - 23:24 WIB