Home / DKI

Polisi Dinilai Bekerja Sesuai Prosedur, Intimidasi Saat Penangkapan Furqon Hoax?

- Editor

Kamis, 4 April 2024 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Pengamat Hukum Tata Negara, Nanang Indrawan MH meyakini aparat Kepolisian Resort Metro Jakarta Utara telah bekerja sesuai prosedur saat menangkap eks oknum warga Kampung Bayam bernama Muhammad Furqon di kawasan Hunian Pekerja Pendukung Operasional (HPPO) Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (2/4/2024).

Nanang menyebutkan, dalam rangka menggali informasi yang berimbang, dirinya juga telah mengkonfirmasi pihak kepolisian Jakarta Utara terkait adanya dugaan tindakan represif yang dilakukan oleh petugas saat melakukan penangkapan Furqon.

“Engga mendengar ada intimidasi atau represif, dari orang sana (Polres) katanya itu hoax. Tentu mereka (petugas) harus bekerja sesuai prosedur. Pada prinsipnya kan semua harus taat aturan. Dan seandainya pun yang bersangkutan kooperatif sejak awal, mungkin bisa memperoleh situasi yang lebih baik,” kata Nanang, Kamis (4/4/2024).

Sebelumnya, istri M. Furqon, Munjiah mengatakan sejumlah petugas Polres Metro Jakarta Utara datang tanpa memakai seragam dan masuk ke dalam rumah hunian sementara yang mereka tempati. Kemudian, kata Munjiah, petugas langsung membawa Furqon tanpa menunjukkan surat perintah.

Munjiah menuturkan, pada saat itu dirinya sedang menyiapkan makanan untuk berbuka puasa. Dia pun kaget polisi sudah berada di dalam rumah yang ia tempati itu. Bahkan, Munjiah mengaku aksi para petugas itu juga membuat masakannya menjadi tumpah dan porak poranda.

“Sebagian aparat masuk ke dalam rumah saya menarik suami saya dengan paksa dari dalam kamar,” kata Munjiah kepada media di pelataran Kampung Susun Bayam, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu, (3/4).

Diketahui, M. Furqon pernah mangkir dari panggilan kedua Polres Jakarta Utara yang dilayangkan pada bulan Januari lalu. Kemudian, Selasa (2/4) petang kemarin petugas kepolisian pun menangkap Furqon bersama istrinya di kawasan HPPO JIS. Namun demikian, pada malam harinya, istri Furqon dibebaskan kembali.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Sponsorship, Bank Jakarta Siapkan Pengalaman Baru untuk The Jakmania

Menanggapi hal ini, Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin menyampaikan, pihaknya mendukung proses hukum oleh petugas kepolisian terhadap pelanggaran di luar batasan yang mengganggu keamanan dan ketertiban, seperti yang dilakukan oleh oknum warga eks Kampung Bayam tersebut.

Karena itu, lanjut Iwan Takwin, Jakpro melaporkan adanya tindakan penyerobotan lahan secara ilegal, perusakan aset dan pencurian yang dilakukan oleh oknum warga eks Kampung Bayam, ke Polres Metro Jakarta Utara pada tanggal 7 Desember 2023.

“Pertama, oknum tersebut secara berkelompok memasuki pekarangan HPPO tanpa seizin perusahaan pada 29 November 2023 dan kemudian terulang kembali pada awal Desember 2023. Upaya pencegahan dan peringatan telah dilakukan oleh petugas keamanan yang berjaga di lokasi. Namun demikian, hal tersebut tidak digubris oleh para oknum,” ujar Iwan Takwin dalam keterangannya.

Selanjutnya, kata Iwan, oknum juga melakukan perusakan aset, yakni dengan mengganti lubang kunci secara paksa agar oknum bisa masuk ke dalam unit. Selain itu, oknum warga eks Kampung Bayam memanfaatkan akses air bersih secara ilegal yang terdapat di lingkungan HPPO.

“Tindakan ini termasuk dalam kategori pencurian dikarenakan terdapat kerugian materil yang berdampak pada beban biaya operasional HPPO,” tegasnya.

Atas ketiga laporan tersebut, tim penyidik Kepolisian meninjau Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada 12 Desember 2023, ditemukan beberapa pelanggaran melawan hukum sebagaimana laporan yang disampaikan oleh Jakpro. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah
Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Berita Terbaru