JAKARTA, Mediakarya — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Ketujuh pejabat tersebut mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, mulai dari kepala badan, kepala biro, wakil kepala dinas hingga asisten deputi gubernur.
Pelantikan dilakukan sebagai bagian dari penataan dan penguatan organisasi Pemprov DKI Jakarta. Penempatan pejabat mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, serta kebutuhan organisasi.
Pramono mengatakan, penguatan birokrasi penting dilakukan untuk menghadapi tantangan Jakarta yang semakin kompleks. Perubahan ekonomi dan dinamika geopolitik global dinilai dapat memberikan dampak terhadap kondisi ibu kota.
“Pejabat yang menempati posisi strategis harus mampu mengantisipasi tantangan Jakarta yang semakin kompleks, termasuk dinamika global yang dapat berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap Jakarta,” kata Pramono.
Ia meminta pejabat yang baru dilantik segera menjalankan tugas dan mempercepat program-program prioritas Pemprov DKI Jakarta.
Pramono juga mendorong ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta untuk berani keluar dari zona nyaman. Menurutnya, perubahan pola kerja diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pemerintahan sekaligus kualitas pelayanan publik.
Proses mutasi dan rotasi pejabat dilakukan melalui mekanisme Manajemen Talenta dengan mempertimbangkan aspek teknis dan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berdasarkan Surat Kepala BKN Nomor 5317/R-BM.02.01/SD/K/2026 tertanggal 14 Agustus 2026 serta Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 755 Tahun 2026 tertanggal 19 Agustus 2026.
Berikut daftar tujuh pejabat yang dilantik:
1. Abdul Khalit
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta.
2. Mochamad Abbas
Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta.
3. M. Matsani
Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta.
4. Fajar Eko Satriyo
Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta.
5. Muhammad Herizkianto
Kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta.
6. Indra Patrianto
Wakil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta.
7. Faisal Syafruddin
Asisten Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Pengendalian Permukiman.
Pelantikan tujuh pejabat tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta memperkuat struktur birokrasi dan memastikan posisi strategis diisi pejabat yang sesuai dengan kompetensi serta kebutuhan organisasi.
Pramono berharap pejabat yang baru dilantik mampu bekerja cepat, beradaptasi dengan perubahan, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan publik di Jakarta. (eng)











