Polisi Perbanyak Program RW Bebas Narkoba

- Editor

Kamis, 21 Oktober 2021 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran    
(Foto: Mame)

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran (Foto: Mame)

JAKARTA, Mediakarya – Polda Metro Jaya akan memperbanyak pembentukan program RW Bebas Narkoba disetiap Kampung Tangguh Jaya. Hal tersebut dilakukan pasca digagalkannya peredaran ganja 1.370 ton jaringan Aceh-Medan-Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Hal tersebut dilakukan dalam langkah antisipasi dan pencegahan peredaran narkoba di lingkungan masyarakat, khusunya bagi remaja yang dianggap rentan narkoba.

“Kita menginginkan agar generasi kita berkembang menjadi pemuda yang tangguh, bukan generasi yang menggunakan sabu dan sebagainya,” ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran pada Kamis (21/10/21).

Kata Fadil, disamping menjaga pintu masuk Jakarta baik di darat dan laut, pihaknya juga akan memperbanyak program RW bebas narkoba di Kampung Tangguh Jaya.

“Kami akan bangun kamtibmas yang tangguh dari narkoba,” katanya menambahkan.

Eks Kapolda Jawa Timur tersebut berharap, peredaran narkoba dapat terus diusut dengan tuntas oleh jajarannya hingga ke hulu.

“Sehingga, para pelaku dapat diberikan hukuman yang seberat-beratnya dan masa depan remaja tidak terganggu akibat terjerat barang haram tersebut,” tegasnya.

Baca Juga:  Garda Matahari Siap Menangkan Pasangan Anies-Cak Imin

“Dan agar nantinya (pelaku) dapat diberi hukuman seberat-beratnya karena aksinya tersebut mengganggu masa depan anak muda, dimana mereka bisa tidak tumbuh dengan baik,” sambungnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap 12 pengedar narkoba inisial RH, N, A, IT, MA, AK, B, IU, MH, R, E dan H yang tergabung dalam jaringan Jakarta, Medan hingga Aceh. Dari penangkapan para pengedar itu, polisi menyita sebanyak 1,370 ton ganja.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, menjelaskan, pengungkapan peredaran ganja jaringan Jakarta-Medan-Aceh itu bermula dari penggerebekan dua pengedar, RH dan N di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, pada September 2021 lalu.

Polisi mendapatkan barang bukti sebanyak 58,37 kilogram ganja dari tangan kedua tersangka. Sejumlah ganja itu sudah dikemas dalam 58 paket siap edar.

“Dari kedua orang ini, kami amankan tiga tersangka, yakni A, IT dan MA di wilayah Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat. Kami amankan lebih dari 112 kilogram ganja,” kata Yusri. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Berseloroh Eksploitasi Tubuh Perempuan, KDM Dituding Pejabat Krisis Moral dan Miskin Adab
Anggota DPR Dilarang Gunakan Plat Nomor Khusus di Luar Waktu Dinas
Kejahatan Perbankan Didorong Masuk RUU Perampasan Aset, Pengamat: Bukti 13 Jenis Pidana Belum Cukup
Peringati HUT ke-25, Demokrat Jakarta Gelar AHY Cup 2026
Polda Metro Jaya Didesak Usut Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan 27 Agustus
Muktamar Ke-35 NU: Antara Kehormatan Negara, Peran Tokoh dan Ujian Integritas
Ratusan Santri Keracunan MBG, Di Mana Penegakan Hukum Berada?
APH Didesak Tindak Tegas dan Keras bagi Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WIB

Berseloroh Eksploitasi Tubuh Perempuan, KDM Dituding Pejabat Krisis Moral dan Miskin Adab

Sabtu, 5 September 2026 - 16:44 WIB

Anggota DPR Dilarang Gunakan Plat Nomor Khusus di Luar Waktu Dinas

Sabtu, 5 September 2026 - 15:35 WIB

Kejahatan Perbankan Didorong Masuk RUU Perampasan Aset, Pengamat: Bukti 13 Jenis Pidana Belum Cukup

Sabtu, 5 September 2026 - 14:14 WIB

Peringati HUT ke-25, Demokrat Jakarta Gelar AHY Cup 2026

Sabtu, 5 September 2026 - 12:45 WIB

Polda Metro Jaya Didesak Usut Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan 27 Agustus

Berita Terbaru