Politikus PDI-P Soroti Mekanisme Pembahasan APBD DKI yang Diterapkan di Jakarta

- Editor

Selasa, 25 Juli 2023 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Rasyidi

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Rasyidi

JAKARTA, Mediakarya – Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Rasyidi menyoroti mekanisme pembahasan APBD DKI yang diterapkan di Jakarta.
Hal itu menilik pada mekanisme yang selama ini dijalankan, khususnya dalam proses penganggaran hingga penilaian terhadap pelaksanaan APBD DKI setiap tahunnya.

“Saya mengusulkan agar ada perubahan terhadap mekanisme yang sudah berjalan saat ini. Jangan paripurna P2APBD dilakukan setalah adanya laporan hasil pemeriksaan (LHP) APBD DKI,” ujar politisi PDIP itu.

Dia mengatakan, sidang paripurna yang dilakukan pasca adanya LHP. Hal itu jelas akan menjadi sia-sia dan terkesan hanya sebatas seremonial belaka.Sebab, sambungnya lagi, pandangan fraksi dan jawaban gubernur tidak akan membawa dampak apapun terhadap jalannya pelaksanaan APBD DKI.

“Apa yang mau disampaikan oleh DPRD DKI dalam pembahasan dengan SKPD. Sementara laporan hasil pemeriksaan terhadap APBD sudah dikeluarkan oleh BPK,” katanya.

Diibaratkan Ketua Bamusi DKI Jakarta itu, sistem yang sudah berjalan bertahun-tahun itu. DPRD DKI pada posisi yang tidak memiliki peran apapun dalam hal mengawasi jalannya APBD DKI.”Saya ibaratkan jadi kita ini bertanya pada orang yang sudah menikah setahun lalu, tapi baru hari ini kita pertanyakan proses ijab kabulnya. Kan lucu,” sindirnya.

Baca Juga:  Kapolri Minta Perbaikan Kultur Pelayanan Bareskrim

Dijadwalkan, Selasa – Rabu (26/7) mendatang. Komisi-komisi di DPRD dari A-E akan menggelar rapat kerja dengan SKPD-SKPD membahas APBD DKI 2022.”Nah, ini kan lucu. Buat apa kita bahas kalau penilaian dari BPK saja sudah keluar WTP. Kenapa kita harus bahas lagi, ibarat nasi sudah menjadi bubur buat apa dibahas lagi,” kesalnya.

Diharapkan, DPRD DKI segera melakukan perubahan terhadap sistem pembahasan APBD DKI. Sehingga, kata Rasyidi DPRD memiliki peran dalam melakukan penilaian terhadap jalannya proses APBD di Jakarta.”Nah untuk merubah itu, tentunya harus diparipurnakan,” tukasnya.(ism)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IKD Di Kota Bekasi Masih Minim Partisipasi ASN
Ayah Oet Desak Polemik Legalitas Bendera Bulan Bintang Tuntas Sebelum 4 Desember 2026
Pakar Sebut Gerindra-PDIP Makin Mesra, Jokowi-Gibran Justru Terpinggirkan Menuju 2029
Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi
Elektabilitas Dedi Mulyadi Terancam Tergerus, Pramono Anung Jadi Pesaing Utama
Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
NCW Tagih SDABMBK Kabupaten Bekasi, Temuan BPK Rp23,2 Miliar dari 7 Paket Proyek Rp169 Miliar Harus Dijawab Terbuka

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:23 WIB

IKD Di Kota Bekasi Masih Minim Partisipasi ASN

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Ayah Oet Desak Polemik Legalitas Bendera Bulan Bintang Tuntas Sebelum 4 Desember 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Elektabilitas Dedi Mulyadi Terancam Tergerus, Pramono Anung Jadi Pesaing Utama

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

IKD Di Kota Bekasi Masih Minim Partisipasi ASN

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:23 WIB