Program Ambisi Pemerintahan Jokowi Ini Diprediksi Bakal Mangkrak

- Penulis

Sabtu, 28 September 2024 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komplek IKN di Kalimantan Timur (Ist)

Komplek IKN di Kalimantan Timur (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Jika melihat struktur Anggaran RAPBN 2025, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR dianggarkan Rp 16 triliun per tahun untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN, sejumlah kalangan memprediksi bahwa program ambisi Jokowi itu bakal mangkrak.

Salah satunya diungkapkan pengamat kebijakan publik dan pembina LPKAN Wibisono. Dia menilai rencana tersebut berpotensi stagnan atau mangkrak sebelum pembangunan IKN rampung total.

“Sesuai prediksi tiga tahun lalu saya menilai bahwa IKN tidak akan mudah dilaksanakan tuntas dengan baik, kalo hanya mengandalkan sumber dana dr APBN saja, sedangkan investor swasta masih enggan investasi disana, apalagi kalo mengandalkan keberlanjutan presiden terpilih Prabowo, tidak yakin akan memprioritaskan pembangunan IKN sampai tuntas,” ujar Wibi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/9/2024).

Baca Juga:  Belum Juga Revisi UU TNI Disahkan, Tiga Anggota Polisi Sudah Jadi Korban Penembakan

Menurut dia, program utama presiden terpilih, Prabowo dengan memberikan makan bergizi gratis tidak akan cukup harus berbagi konsentrasi ke pembangunan IKN, apalagi Prabowo sendiri berjanji akan mengalokasikan anggaran pertahanan yang dalam skala jumbo untuk strategi pertahanan kedepan.

Lanjutnya, belum lagi aspek lain yakni pembiayaan infrastruktur pendukung, pemukiman dan aspek lingkungan serta mobilisasi ASN atau SDM untuk pindah ke IKN.

Wibi menilai dengan terburu burunya Presiden Joko Widodo yang mencabut status Ibu Kota Negara dari Jakarta juga blunder bagi pemerintahan Jokowi-Maruf Amin. Sehingga status ibukota negara sekarang tidak jelas.

“Dengan belum ditandatangani Kepres pemindahan ibukota, saya tidak ingin IKN mangkrak, tapi harus dibuat program jangka panjang untuk mewujudkannya, sehingga tidak menganggu fiskal dalam APBN,” pungkas Wibi. **

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gandeng BPJPH, Delana dan Kain Halal Hadirkan Inovasi dari Hulu hingga Hilir
Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah
Polisi Amankan 8 Orang Saat Operasi Cipkon Di Jakpus
Ini Penjelasan TGB Soal Polemik Kurban Gunakan Anggaran APBN Berdasarkan Hukum Syar’i
Kepongahan AS Meredup, Kekuasaan Tak Lagi Mutlak
Potong Babi Hutan Simbolkan Pembersihan Koruptor, LSM PMPR Demo Pemkot Bandung
Polda Metro Jaya Ringkus WNA Asal Brunei Yang Aniaya WNA Lain Hingga Tewas
realme C100i Jadi Pilihan Anak Muda Aktif dengan Baterai 7000mAh
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:29 WIB

Gandeng BPJPH, Delana dan Kain Halal Hadirkan Inovasi dari Hulu hingga Hilir

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:14 WIB

Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:30 WIB

Polisi Amankan 8 Orang Saat Operasi Cipkon Di Jakpus

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:05 WIB

Ini Penjelasan TGB Soal Polemik Kurban Gunakan Anggaran APBN Berdasarkan Hukum Syar’i

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:59 WIB

Kepongahan AS Meredup, Kekuasaan Tak Lagi Mutlak

Berita Terbaru

Kecamatan Onolalu, Kabupaten Nias Selatan, memfasilitasi pembentukan Badan Pengurus Cabang (BPC) Bamuspernis dan Panitia HUT RI Ke-81 Tahun 2026. (Foto: Mediakarya)

Daerah

Camat Onolalu Fasilitasi Musyawarah BPC Bamuspernis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:54 WIB