Jakarta, Media Karya – Komisi D DPRD DKI Jakarta pada tahun 2025 akan fokus dalam pengendalian banjir di Jakarta. Tak tanggung-tanggung anggaran sebesar Rp 6 Triliun disiapkan buat dinas sumber daya air (SDA) dalam APBD 2025.
“Tahun 2025 kita fokus pengendalian banjir. Dari hasil identifikasi dilapangan ditemukan kekurangan alat berat seperti excavator, becko dan lain-lain. Makanya pada tahun 2025 kita akan membeli alat-alat berat termasuk 2 truk sampah. Kita juga akan membeli pompa mobile untuk menyedot genangan-genangan air saat banjir,” ujar anggota komisi D, Judistira Hermawan kepada wartawan di sela- sela rapat pembahasan APBD DKI Jakarta 2025 di Grand Cempaka, Puncak, Bogor, Selasa (19/11/2024).
Selain pembelian alat berat, kata Judistira yang juga ketua fraksi Partai Golkar DPRD DKI, dinas SDA juga akan membangun 9 folder besar.
Belum lama ini terjadi banjir rob yang menggenangi permukiman warga di Jakarta Utara, karena pembangunan tanggul di sana belum selesai, sehingga diharapkan 2025 tanggul di Pantai Utara Jakarta rampung. Ini bukan dana dari APBD tapi dari Pemerintah Pusat melalui program strategis nasional (PSN). Pemprov DKI tinggal melaksanakan saja,” ujarnya lagi.
Kemudian lanjut politisi muda yang akrab disapa Wawan ini komisi D juga mendorong Dinas SDA untuk membangun sejumlah waduk pengendali banjir di lima wilayah kota.
“Kita mendorong pembangunan waduk baru. Ada 3 waduk yang anggarannya multi years. Dan 12 waduk yang anggarannya single years,” bebernya.
Terkait potensi banjir di Jakarta pada musim hujan 2024, menurut Judistira, pengerukan sejumlah waduk di lima wilayah belum maksimal dilakukan oleh jajaran Dinas SDA
“Iya benar, pengerukan waduk belum maksimal dilakukan karena Sudin dan Dinas SDA memiliki keterbatasan peralatan berat yang dipergunakan untuk pengerukan waduk,” ungkapnya.
Dalam rapat pembahasan anggaran dengan Komisi D yang dipimpin Hj Yuke Yurike, Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agusti menyampaikan rencana pembangunan waduk itu pada pembahasan APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025. (dri)










