Rachel Vennya Diduga Dekat dengan Salim Nauderer Sebelum Bercerai dengan Niko Al Hakim

- Editor

Rabu, 20 Oktober 2021 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya –  Nama Rachel Vennya dan Salim Nauderer yakni kekasih nya itu kini menjadi perhatian publik. Pasalnya, pasangan itu disebut-sebut telah dekat sebelum Rachel resmi bercerai dengan Niko Al Hakim.

Hal ini diketahui melalui sebuah stempel tanggal 10 November 2020 dimana terlihat melalui hadiah  dari Salim untuk Rachel.

“Nemu di Twitter. Liat stempel yg disensor. Ternyata dia dekat sama S udah dari Nov 2020 which is belum div*rce,” tulis pengguna Twitter di akun @AREAJULID, dikutip pada Selasa (19/10/2021).

Bahkan dalam hadiahnya itu bertuliskan kronologi pertemuan Salim dengan wanita yang dipanggil Buna itu yang dimana Salim menuturkan bertemu dengan Rachel pada sebuah pool party, namun belum sampai mengobrol banyak.

Baca Juga:  Kementan Pamerkan Hasil Panen di Trade Expo Indonesia

Disisi lain, para pengguna Twitter lainnya justru menduga-duga Rachel Vennya dan Salim Nauderer dekat pada pertengahan Juni 2020. Karena melihat foto Rachel yang dituliskan tanggal 28 Juni 2020. “Lebih mengejutkan lg yg ini ada tgl nya 28 juni 2020, bener gak sih?,” tulis komentar netizen.

Hingga saat ini, dugaan hubungan Rachel Vennya dan Salim Nauderer masih ramai diperbincangkan. Namun, keduanya masih belum memberikan klarifikasi terkait hal ini.

Sementara, diketahui sebelumnya Rachel Vennya resmi bercerai dari Niko Al Hakim pada 16 Februari 2021. Sebelumnya, Rachel diam-diam menggugat cerai pada 20 Januari 2021 lalu. Beberapa bulan setelah bercerai, Rachel sudah memiliki pacar baru yakni Salim Nauderer.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
PT NSHE Bangun Jembatan Arboreal Jaga Habitat Satwa Batang Toru
Petugas Gabungan Ungkap 1,2 Ton Sabu Cair dan Laboratorium Narkoba Raksasa di Pidie, 2 WNA Tiongkok Diamankan
Dugaan Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Beredar, Kuasa Hukum Berharap Putusan MA Dipatuhi
Sekjen LPKAN: Jangan Sederhanakan Korupsi Jadi Suap, Business Judgment Rule Bukan Tameng Kebal Hukum
Pakar Komunikasi Politik Ungkap Capaian Tinggi Tapi Kepuasan Menurun, Bukti Ada Kesenjangan Komunikasi Pemerintah
Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim
Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:22 WIB

PT NSHE Bangun Jembatan Arboreal Jaga Habitat Satwa Batang Toru

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Petugas Gabungan Ungkap 1,2 Ton Sabu Cair dan Laboratorium Narkoba Raksasa di Pidie, 2 WNA Tiongkok Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Dugaan Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Beredar, Kuasa Hukum Berharap Putusan MA Dipatuhi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Sekjen LPKAN: Jangan Sederhanakan Korupsi Jadi Suap, Business Judgment Rule Bukan Tameng Kebal Hukum

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

IKD Di Kota Bekasi Masih Minim Partisipasi ASN

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:23 WIB