Raden Andreas:  Gedung KNPI Milik Pemuda Indonesia, Bukan Haris Pratama

- Penulis

Jumat, 8 Oktober 2021 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk bergambar Haris Pratama yang terpampang di Gedung KNPI Pusat.

Spanduk bergambar Haris Pratama yang terpampang di Gedung KNPI Pusat.

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kongres XVI Lombok Nusa Tenggara Barat, Raden Andreas Nandiwardhana mengaku geram dengan pemasangan spanduk bergambar Haris Pratama yang terpampang di gedung KNPI Pusat Jalan H.R. Rasuna Said Blok C No. 22, Setiabudi, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Andreas menegaskan, bahwa gedung KNPI Pusat adalah milik pemuda, bukan milik Haris Pratama secara pribadi. Selain itu, dirinya juga mempertanyakan posisi Haris di KNPI. Sebab hingga saat ini Haris belum pernah menunjukkan Surat Keputusan dirinya sebagai ketua umum.

Baca Juga:  Ganjar: Empat Penjabat Kepala Daerah Harus Merespons Cepat Aduan

“Saat ini gedung KNPI dalam kondisi statusquo. Jadi saya ingatkan kepada saudara Haris jangan memancing kegaduhan di organisasi pemuda. Tolong hargai organisasi pemuda yang lain,” tegas Andre kepada wartawan, Jumat (8/10/2021).

Untuk itu, lanjut Andre, dirinya meminta kepada Haris agar segera menurunkan spanduk yang terpampang di gedung KPNPI Pusat tersebut.

“Kalau Haris tidak mau menurunkan, biar anggota kami yang menurunkan spanduk itu,” tegas Andre. (dji)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan
Reses Oktavianus Bu’ulolo ke-V, Aspirasi Didominasi Peningkatan Infrastruktur Dan Air Bersih
Ketika Otoritarianisme Berkostum Hukum
Jelang Puncak Ibadah Haji, Kepala BPKN Imbau Seluruh Jamaah Haji Indonesia Jaga Kondisi Fisik
Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun
Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh Pesantren, Ini Syaratnya
Politisi PDIP Sebut Banyak Kades Tak Paham Soal Mekanisme KDMP
Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi Pompanisasi Mandek, ETOS: Siapa di Belakang Kepala Dinas SDA Pemprov DKI?
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:48 WIB

Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:54 WIB

Reses Oktavianus Bu’ulolo ke-V, Aspirasi Didominasi Peningkatan Infrastruktur Dan Air Bersih

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:15 WIB

Jelang Puncak Ibadah Haji, Kepala BPKN Imbau Seluruh Jamaah Haji Indonesia Jaga Kondisi Fisik

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:26 WIB

Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:01 WIB

Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh Pesantren, Ini Syaratnya

Berita Terbaru

Dokumentasi pelantikan Pengurus Pusat AMPG Periode 2024-2029 (foto; dok. Mediakarya

Megapolitan

Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:48 WIB