Rahayu Consultan (RC) Hadir Jadi Solusi Bagi Korban Jeratan Pinjol

- Editor

Minggu, 17 Agustus 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, Mediakarya – Kemajuan teknologi digital menghadirkan banyak kemudahan, termasuk dalam urusan keuangan. Namun, di balik itu, maraknya layanan pay later hingga pinjaman online (pinjol) justru menimbulkan masalah serius. Banyak masyarakat terjerat bunga tinggi, denda menumpuk, hingga intimidasi, yang berujung pada tekanan psikologis bahkan tragedi kehilangan nyawa.

Kesulitan membayar cicilan pinjol sering menjadi sumber stres berat. Tidak sedikit kasus yang berakhir pada perceraian, depresi, bahkan bunuh diri akibat malu dan stigma sosial.

Melihat kondisi tersebut, Rahayu Consultan (RC) hadir di Sukabumi, Jawa Barat, sebagai lembaga konsultan dan pendampingan korban pinjol. Berkantor di Jalan Gotong Royong, Bayangkara, Kecamatan Gunung Puyuh, RC menjamin keamanan dan kerahasiaan identitas nasabah yang meminta bantuan.

Direktur sekaligus penanggung jawab RC, Fera Indang Rahayu, menegaskan pihaknya hadir untuk memberikan edukasi sekaligus solusi bagi masyarakat yang terjerat pinjol.

“Tujuan Rahayu Consultan ini membantu orang-orang yang terlilit pinjaman online. Tugas kami mengamankan dan mendampingi, bukan sekadar menyuruh bayar atau mengabaikan cicilan,” kata Fera saat perayaan HUT pertama RC, Sabtu malam (16/8/2025).

Fera menjelaskan, peran konsultan adalah menjadi mediator antara nasabah dan pihak debitur agar risiko intimidasi serta tekanan dapat diminimalkan.

“Alhamdulillah banyak pengguna pinjol dari berbagai daerah seperti Bali, Maluku, Purworejo, Banyumas, hingga Boyolali yang sudah terbantu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Politisi Golkar Gencar Sosialisasikan Program Vaksinasi di NTT

Fera mendirikan RC bersama suaminya atas dasar keprihatinan moral. Menurutnya, dampak pinjol tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga merusak kehidupan keluarga.

“Banyak kasus perceraian dan percobaan bunuh diri karena pinjol. Sebagai perempuan, saya bisa merasakan beban seorang istri yang terlilit utang tanpa sepengetahuan suaminya. Dari situ saya merasa terpanggil,” ucapnya.

Fera menegaskan, RC bukan joki pinjol yang sekadar mencairkan dana lalu berbagi keuntungan dengan nasabah. Pihaknya berfokus pada pendampingan mental, teknis, hingga komunikasi dengan pihak penagih.

“Kami membantu bermediasi dengan debitur karena mereka punya banyak divisi penagihan. Bahasa konsultan lebih menenangkan dibanding ancaman langsung dari penagih,” jelasnya.

Fera memastikan RC beroperasi secara legal dengan badan hukum berbentuk CV yang telah terdaftar di Kemenkumham. Kantor RC pun difungsikan layaknya rumah kedua, baik bagi karyawan maupun nasabah yang membutuhkan ruang aman untuk bercerita dan mencari solusi.

Selain pendampingan, RC juga memberikan bantuan teknis seperti pembersihan data terkait pinjol dari ponsel nasabah agar terhindar dari penyebaran informasi memalukan ke kontak pribadi.

“Perusahaan pinjol sebenarnya tidak rugi besar karena pinjaman mereka sudah diasuransikan dan dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Yang mereka lakukan biasanya menekan dengan teror dan penyebaran data. Di sinilah kami hadir untuk membantu,” pungkas Fera. (eka)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Polemik HGU Cot Girek Memanas, Warga Tolak Ukur Ulang dan Desak Penyelesaian Sengketa Lahan
Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas
Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik
GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan
Kasus OTT Rektor Unsoed: Pemerintah Diminta Segera Lakukan Transformasi dan Audit Investigasi Jalur Mandiri PMB-PTN
Kiprah Jenderal Listyo Sigit tak Diragukan, GNK Ajak Masyarakat Objektif dalam Menilai Kinerja Kapolri
Guru PPPK Hanya Masuk Sekali Sebulan, PBM di SDN Hilinifaoso Nyaris Lumpuh
Momen HUT RI Jadi Gelar Doa Bersama Buat Musibah Di NTT

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Polemik HGU Cot Girek Memanas, Warga Tolak Ukur Ulang dan Desak Penyelesaian Sengketa Lahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:55 WIB

GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Kasus OTT Rektor Unsoed: Pemerintah Diminta Segera Lakukan Transformasi dan Audit Investigasi Jalur Mandiri PMB-PTN

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Kiprah Jenderal Listyo Sigit tak Diragukan, GNK Ajak Masyarakat Objektif dalam Menilai Kinerja Kapolri

Berita Terbaru

Prof. Dr. Yudhie Haryono

Headline

Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi

Selasa, 25 Agu 2026 - 08:28 WIB