Ruang Balkot Bogor Disemprot, Kantor Pemerintahan Ditutup 1 Minggu

- Editor

Kamis, 24 Juni 2021 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya.id – Kawasan Balai Kota Bogor dilakukan penyemprotan. Penyemprotan dilakukan usai puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor terpapar covid-19. Untuk itu, kantor-kantor pemerintah akan ditutup hingga satu pekan ke depan.

Berdasarkan pantauan, satu persatu ruangan di Balai Kota Bogor disemprot disinfektan oleh petugas BPBD Kota Bogor. Mulai dari ruang kerja wali dan wakil kota hingga ruangan yang biasa digunakan untuk rapat. Petugas juga menyisir beberapa kantor atau ruangan organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di sekitar Balai Kota Bogor. Seperti ruang Humas, Sekda, Diskominfostandi dan lainnya.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, bahwa penyemprotan tidak hanya dilakukan di kawasan Balai Kota Bogor. Tetapi, juga dinas atau OPD lain khususnya yang terdapat kasus covid-19. “Kita juga memberikan layanan nstansi vertikal yang ada di Kota Bogor juga dilakukan penyemprotan,” kata Dedie

Baca Juga:  Kementerian ESDM Raih Empat Penghargaan PR Indonesia Awards 2024

Selain penyemprotan, Pemkot Bogor bersama dengan Satgas Covid-19 tengah melakukan upaya tracing dan testing terhadap kontak erat dengan ASN yang positif Covid-19. Diharapkan, hasilnya bisa cepat diketahui.”OhKita juga akan terus monitoring terhadap OPD-OPD yang masih aman,” tutup Dedie.

Seperti diketahui, mulai hari ini Balai Kota Bogor dan kantor-kantor pemerintahan ditutup sementara hingga sepekan ke depan. Hal itu menyusul adanya 27 ASN positif covid-19 di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.

Ke-27 ASN itu berasal dari 8 dinas atau bagian dari Pemkot Bogor Dari hasil penelurusan sementara, mereka yang terpapar berasal dari klaster keluarga dan usai melakukan perjalanan luar kota.***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Renungan Kemerdekaan: Masa Depan Demokrasi dan Hukum
Pernyataannya Kerap Blunder, Prabowo Diprediksi Bakal Ditinggal Pendukungnya Pada Pilpres 2029
OT Peduli Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Gempa M 7,7 Nagekeo NTT
Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, IPPS Sebut Saatnya Jauhkan Prabowo dari Mikrofon
Peringatan Perdamaian Aceh Berujung Pengibaran Bendera Bulan Bintang
81 Tahun Indonesia Merdeka, LPKAN Tagih Kerja Nyata Aparatur Negara: Jangan Cuma Pandai Berjanji
GNK Dorong Bareskrim Polri Segera Proses Kasus Dugaan Korupsi Dinas LH Kota Bekasi dan TPST Bantargebang
Politisi PKS Angkat Bicara Soal Wacana Pilkada Tanpa Wakil

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Renungan Kemerdekaan: Masa Depan Demokrasi dan Hukum

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Pernyataannya Kerap Blunder, Prabowo Diprediksi Bakal Ditinggal Pendukungnya Pada Pilpres 2029

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:53 WIB

OT Peduli Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Gempa M 7,7 Nagekeo NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, IPPS Sebut Saatnya Jauhkan Prabowo dari Mikrofon

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Peringatan Perdamaian Aceh Berujung Pengibaran Bendera Bulan Bintang

Berita Terbaru

Rektor Universitas Paramadina dan Pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Prof Dr Didik J Rachbini. (Ist)

Headline

Renungan Kemerdekaan: Masa Depan Demokrasi dan Hukum

Senin, 17 Agu 2026 - 21:25 WIB

Pekerja pelabuhan saat menurunkan beras impor. (Ist)

Opini

Kenapa Beras Fortifikasi Menjamur di Retail Modern?

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:59 WIB