Salah Satu Oknum Sekcam di Aceh Utara Perlihatkan Sikap Arogansinya pada Wartawan

- Editor

Senin, 27 Februari 2023 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (foto: Ist)

Ilustrasi (foto: Ist)

ACEH UTARA, Mediakarya – Sikap tidak terpuji yang ditunjukkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu lembaga pemerintah tingkat Kecamatan, dalam lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, sangat tidak mencerminkan etika (karakter) seorang pemimpin.

Perlakuan oknum ASN terhadap wartawan media online yang sedang bertugas melakukan konfirmasi terkait informasi pengutipan dana sebesar Rp1,5 juta untuk penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Baktya, dinilai arogan premanisme dan dianggap menyalahi aturan.

Aturan yang dimaksud tersebut adalah tentang kode etik jurnalistik yang menjamin kemerdekaan pers berpacu pada sanksi hukum seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 dan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Dua awak media yang menjadi korban perlakuan tidak sopan tersebut mengatakan, sikap intoleran dan bentakan itu dilakukan oleh oknum ASN berstatus sebagai Sekretaris Kecamatan (Sekcam) yang bertugas di kantor Camat Baktya diketahui berinisial MI.

“Kejadian tersebut terjadi ketika saya dan rekan saya mengunjungi Kantor Camat Kecamatan Baktya menjumpai Sekcam selaku Ketua Panitia Pelaksana MTQ tingkat Kecamatan, untuk melakukan konfirmasi terkait Informasi pengutipan dana sebesar Rp1,5 juta dari tiap-tiap Desa yang ada di wilayah Kecamatan tersebut,” ungkap wartawan Harnasnews, Zulmalik yang didampingi rekannya dari Mediakarya.id.

Baca Juga:  Frans Go Sebut NTT Punya Daya Investasi, Singgung Pembangunan Berkelanjutan

Dirinya mengaku keberatan atas perlakuan yang kurang menyenangkan tersebut. Sebab dirinya saat datang ke instansi tersebut mengedepankan etika jurnalis. Datang dengan sopan, dan bukan seperti penjahat yang harus ditakuti, dimusuhi dan diperlakukan seenaknya.

“Beliau (Sekcam-red) selaku pejabat struktural Eselon III B itu seharusnya paham terhadap fungsi kami (jurnalis) itu sebagai pilar keempat demokrasi negara yang mempunyai peran sosial kontrol, dan sangat penting dalam pengawasan pembangunan bangsa,” tegasnya.

Menurutnya, saat ini sudah era keterbukaan, tidak ada lagi yang harus ditutup-tutupi. publik boleh mengetahui program apa saja yang dilakukan oleh pemerintah, baik itu di tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga tingkat Desa sekalipun.

Lanjut dia, terlepas mau menjawab atau tidak, bukan berarti harus emosi dengan mengeluarkan nada keras dengan gertakan untuk memperkeruh suasana.

Malik menegaskan, konfirmasi yang  dilakukan kepada Sekcam itu setelah ia mendapat informasi terkait adanya dugaan kutipan dana per desa sebesar Rp1,5 juta untuk pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan tersebut.

“Konfirmasi yang kami lakukan kepada narasumber itu bertujuan agar masyarakat tidak gagal faham atas kucuran dana yang dikeluarkan oleh kepala desa (Keuchik) dikarenakan dana tersebut diambil dari Anggaran Dana Desa (ADD),” tutupnya. (Mahlil)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius
DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas
Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri
Percantik Akses Menuju Wisata, Desa Tugu Utara Bogor Geber Pengaspalan
Disharmonisasi Kepala Daerah vs OPD Marak, LPKAN: Banyak OPD Merasa Kebal karena Dibekingi Partai
Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat
Modus Mafia Tanah Terstruktur, LI-TPK Ungkap Peran Oknum Pejabat Desa dan Laporkan Dugaan Pemalsuan Sertifikat PTSL di Bogor
Direktur FAST Indonesia Synergy Curigai Sabotase di Balik Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Diduga Terkait Mafia HGB

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:47 WIB

GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:55 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Percantik Akses Menuju Wisata, Desa Tugu Utara Bogor Geber Pengaspalan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Disharmonisasi Kepala Daerah vs OPD Marak, LPKAN: Banyak OPD Merasa Kebal karena Dibekingi Partai

Berita Terbaru

Opini

Di Bawah Payung Ortodoksi Ekonomi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:03 WIB