Sandiaga Uno Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Potensi Ekspor Produk Hijau

- Penulis

Rabu, 30 Maret 2022 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM, Mediakarya – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengajak para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memanfaatkan potensi ekspor produk hijau (green product).

“Kita melihat peningkatan ekspor dengan mengedepankan green product,” ujar Sandiaga Uno dalam pembukaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) 2022 di Batam, Kepulauan Riau, Rabu.

Menurut dia, produk hijau merupakan bagian dari ekonomi baru yang mengedepankan kualitas dan keberlanjutan, aspek kesehatan, kebersihan, maupun kesadaran terhadap konservasi, keberlanjutan, serta kelestarian lingkungan.

Jika melihat di Batam, lanjutnya, banyak destinasi wisata yang membuka peluang untuk mengembangkan produk hijau, seperti penanaman hutan mangrove dan wisata bahari.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengaku bahagia atas penyelenggaraan Gernas BBI 2022 yang dibarengi dengan Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas BWI) karena telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian.

Pada tahun 2021, pertumbuhan ekonomi dikatakan sudah bertumbuh 3,43 persen karena didongkrak oleh industri. Namun, dari sisi pariwisata dan ekonomi kreatif masih perlu didorong.

“Oleh karena itu, kami melihat peluang dari ekspor industri ekonomi kreatif baik di Batam maupun di Kabupaten lainnya untuk pintu gerbang border Indonesia,” ucap dia, dilansir dari antara.

Menparekraf juga mengabarkan bahwa pembatasan antara Batam dengan Singapura akan dibuka pada 31 Maret 2022. Kepri disebut sudah siap dari segi infrastruktur, pariwisata, maupun sektor ekonomi kreatif.

Baca Juga:  Sandiaga: Kain Sasirangan Khas Kalsel Potensi Bangkitkan Ekonomi

“Jangan kita menjadi tamu di negeri sendiri, kita harus mampu untuk mengambil peluang, mencetak pemenang dan, tingkatkan produk-produk kita dari segi kualitas. Kita melihat awal yang baik untuk gerakan BBI 2022,” kata Sandiaga.

​​​​​​Gernas BBI di Kepri mengusung tema Expanding to the New Market, Recover Together, Recover Stronger yang dibungkus dengan slogan UKM Kepri #WithoutBorder.

Secara total, terdapat 250 UMKM yang terlibat dalam pameran UMKM selama lima hari sejak 30 Maret – 3 April 2022 yang berlokasi di area Parkir Harbour Bay, Kota Batam.

Selain 46 UMKM hasil kurasi Kemenkop dan 132 UKM yang difasilitasi BI, terdapat pula 72 UMKM dari Pasar Rakyat (Bazar Kuliner).(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
Rupiah Murah, Rasuah Meriah
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Perkuat PAD dan Fasilitas Publik, Bupati Nias Selatan dan PLN Nias Teken Addendum Kerja Sama PBJT
Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi
Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:17 WIB

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:01 WIB

KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:33 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:37 WIB

Perkuat PAD dan Fasilitas Publik, Bupati Nias Selatan dan PLN Nias Teken Addendum Kerja Sama PBJT

Berita Terbaru

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB