Satgas: Waspadai Peningkatan Mobilitas Masyarakat

- Penulis

Kamis, 23 September 2021 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, peningkatan mobilitas penduduk di saat terjadinya tren penurunan kasus Covid-19 pasca gelombang kedua harus diwaspadai semua pihak.

Dari pengalaman penanganan pandemi di Indonesia, kata Wiku, terdapat jeda antara kenaikan mobilitas penduduk dengan kenaikan kasus. Pola tersebut menggambarkan mobilitas penduduk yang tinggi pada saat kasus belum meningkat.

Namun begitu kasus meningkat, mobilitas langsung turun drastis karena kebijakan pembatasan yang diterapkan. Pola itupun berulang, ketika kasus mulai melandai, maka mobilitas kembali meningkat.

“Hal yang perlu diwaspadai adalah dengan melandainya kasus Covid-19 saat ini pasca gelombang kedua, mobilitas penduduk cenderung mengalami peningkatan,” kata Wiku saat konferensi pers, Kamis (23/9).

Dari catatan Satgas, peningkatan mobilitas penduduk paling tajam terjadi pada periode libur Idul Fitri 2021 yang tidak lama kemudian terjadi gelombang kedua dan mobilitas perlahan menurun. Menurut Wiku, adanya penurunan mobilitas saat kasus meningkat ini juga tak terlepas dari kepatuhan masyarakat dalam menaati kebijakan pembatasan yang ditetapkan pemerintah.

Dengan pola yang ada, lanjut dia, kasus Covid-19 yang tengah melandai saat ini dapat kembali meningkat sebagai dampak dari mobilitas yang juga cenderung mengalami peningkatan. Apalagi, saat ini pemerintah juga telah melakukan pembukaan aktivitas sosial ekonomi secara bertahap.

Baca Juga:  Satgas Lakukan Gelar Akhir Tindak Pidana Pertanahan di Sulut

“Pembatasan pelonggaran mobilitas mungkin saja akan terus terjadi. Namun di saat penurunan kasus ini kuncinya adalah kesadaran masyarakat untuk mandiri melihat situasi dan bijak dalam menjalankan aktivitas sosial ekonomi,” jelas dia.

Karena itu, Wiku pun mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menjalankan aktivitas serta kegiatannya dengan menghindari kerumunan semaksimal mungkin. Untuk mempertahankan melandainya kasus Covid-19 saat ini, pemerintah mendorong peningkatan cakupan vaksinasi di seluruh daerah.

Dikabarkan dari republika, vaksin dosis lengkap, kata dia, terbukti dapat mengurangi keparahan gejala, risiko perawatan di rumah sakit, dan risiko kematian. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa orang yang sudah divaksin, risiko tertular kembali menjadi lebih rendah, jumlah virus dalam tubuh lebih cepat turun, dan peluang terbentuknya varian baru lebih kecil.

Namun, Wiku menekankan vaksinasi tidak menjadi satu-satunya cara dalam menghadapi pandemi ini. Upaya vaksinasi ini juga harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Wiku pun meminta masyarakat agar belajar dari pengalaman berbagai negara yang memiliki cakupan vaksinasi dosis pertama tertinggi di dunia, yakni Singapura 79 persen, Finlandia 73 persen, Inggris 71 persen, Jepang 66 persen, dan AS 63 persen.

“Nyatanya, lonjakan kasus masih dapat terjadi,” ungkap dia. (qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pangkogabwilhan II Terima Kenaikan Pangkat, Panglima TNI Tekankan Profesionalisme Perwira Tinggi
Pelimpahan Perkara Kasus Febrie Adriansyah Ujian Prosedur Hukum di Indonesia
Said Iqbal: Buruh Indonesia Bersama Polri Perangi Korupsi
Publik Diminta Tidak Terkecoh Soal Pelimpahan Berkas Jampidsus dari Polri ke Kejagung
MAKI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Redam Ketegangan Polri vs Kejagung
PMPRI: Ketegangan Polri vs Kejagung Jadi Momentum Bersihkan Lembaga Hukum dari Oknum Penyalahguna Wewenang
Alat kekuasaan dan Sampah Negara: Sebuah Telaah Kritis atas Turbulensi Penegakkan Hukum
IPPS Indonesia Desak Presiden Turun Tangan Atasi Konflik Antarpenegak Hukum
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:11 WIB

Pangkogabwilhan II Terima Kenaikan Pangkat, Panglima TNI Tekankan Profesionalisme Perwira Tinggi

Senin, 13 Juli 2026 - 16:48 WIB

Said Iqbal: Buruh Indonesia Bersama Polri Perangi Korupsi

Senin, 13 Juli 2026 - 14:39 WIB

Publik Diminta Tidak Terkecoh Soal Pelimpahan Berkas Jampidsus dari Polri ke Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:54 WIB

MAKI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Redam Ketegangan Polri vs Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:09 WIB

PMPRI: Ketegangan Polri vs Kejagung Jadi Momentum Bersihkan Lembaga Hukum dari Oknum Penyalahguna Wewenang

Berita Terbaru

Mikhail Adam, Peneliti Ekopol di Nusantara Centre (Foto: Ist)

Opini

Tirto dan Kalimat yang Tidak Pernah Mati

Selasa, 14 Jul 2026 - 07:50 WIB