Sekretaris Demokrat Bali Usulkan TPA Suwung Dibuka Sebelum Ada TPA Baru

- Editor

Rabu, 15 Oktober 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BADUNG, Mediakarya – Kehadiran Menteri Agraria dan Tata Ruang yang juga merangkap Kepala Badan Pertanahan Nasional, serta menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Bali baru-baru ini menegaskan, penegakan aturan tata ruang adalah kunci utama agar pembangunan tidak menimbulkan kerusakan yang lebih parah kedepannya.

Menurut AHY, tata ruang harus menjadi pedoman utama agar pembangunan tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.

Semisalnya masalah sampah, hal ini juga menjadi pandangan serius buat Bali kedepan. Karena sampah merupakan hal kongkrit dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Hal ini yang harus dikondisikan dengan baik kedepannya terutamanya bagaimana cara penanganan dan penanggulangan sampah.

Merespon apa yang disampaikan oleh AHY mengenai cara penanganan dan penanggulangan sampah di Bali, Sekretaris Demokrat Bali I Made Sada, A.Md.Par.SH yang juga anggota DPRD Badung mengusulkan agar TPA Suwung bisa kembali bisa dioperasikan dulu.

Baca Juga:  Pengamat Sarankan Modernisasi Tank AMX 13 untuk Perkuat Alutsista

“Sebelum nantinya ada solusi lain dalam mengatasi masalah sampah. Apakah dibuatkan TPA yang baru, atau lainya,” kata Made Sada, Rabu (15/10/2025).

Lanjutnya, fungsi TPA sangat penting dalam menangani dan mengatasi persolan sampah, selain adanya Tempat Pengolahan Sampah 3R yang merupakan fasilitas komunitas untuk mengelola sampah berdasarkan prinsip Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan Kembali), dan Recycle (Mendaur Ulang), atau disebut (TPS3R).

Seperti apa yang disampaikan AHY supaya Gubernur Bali Wayan Koster bisa kembali mengoperasikan TPA Suwung dalam mengatasi persoalan sampah.

“Semoga keberadaan TPA Suwung bisa menjadi solusi dalam mengatasi persoalan sampah, sebelum nantinya akan dibuatkan TPA lain,” pungkas Made Sada. (Bud)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM
Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi
Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci
Polemik HGU Cot Girek Memanas, Warga Tolak Ukur Ulang dan Desak Penyelesaian Sengketa Lahan
Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas
Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik
Guru PPPK Hanya Masuk Sekali Sebulan, PBM di SDN Hilinifaoso Nyaris Lumpuh
Momen HUT RI Jadi Gelar Doa Bersama Buat Musibah Di NTT

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik

Berita Terbaru

Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar (kiri) bersama dengan Direktur OT Group, Dr. Yosua Jap, (kanan)

Ekonomi & Bisnis

Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:05 WIB

Prof. Dr. Yudhie Haryono

Headline

Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi

Selasa, 25 Agu 2026 - 08:28 WIB