Senior Golkar Siap Menangkan Uu-Nurul di Pilkada Kota Bekasi

- Editor

Kamis, 29 Agustus 2024 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raden Setyo Lelono.

Raden Setyo Lelono.

KOTA BEKASI, Mediakarya – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar akhirnya secara resmi mengeluarkan B1 KWK kepada pasangan Uu Saeful Mikdar (politisi golkar) dengan Nurul Sumarheni (politisi NasDem) untuk maju sebagai calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota pada Pilkada mendatang.

Dengan demikian, Pilkada Kota Bekasi dipastikan akan diikuti oleh 3 pasangan calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota. Yakni Heri Koswara-Solihin yang diusung PKS dan PPP, sedangkan partai yang tergabung dalam koalisinya adalah PAN, PSI, Hanura, dan Partai Buruh.

Sementara, Tri Adhianto yang berpasangan dengan Harris Bobihoe diusung PDIP dan Gerindra. Adapun partai koalisi yang mendukungnya di antaranya PKB, Demokrat, Gelora dan sejumlah partai non parlemen lainnya.

Politisi senior Golkar Kota Bekasi Raden Setyo Lelono berharap bahwa siapapun yang akan maju pada perhelatan politik di Kota Bekasi harus mengedepankan norma dan etika politik.

“Siapapun yang akan maju sebagai kontestan tentunya merupakan kader terbaik partai. Untuk itu kami berharap seluruh pasangan menjunjung tinggi sportifitas dalam pertarungan pilkada mendatang,” ungkap Setyo kepada Mediakarya, Kamis (29/8/2024).

Baca Juga:  LM2 Siap Menangkan Mochtar Muhamad di Pilkada Kota Bekasi

Terkait dengan keputusan DPP Golkar yang memberikan rekomendasi kepada UU Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni, sebagai kader Golkar ia menegaskan akan patuh terhadap keputusan DPP yakni memenangkan kader Golkar di Pilkada Kota Bekasi.

“Jika ada kader golkar maju sebagai calon wali kota, saya sebagai kader tentunya harus tegak lurus dengan keputusan partai. Apapun konsekuensinya seluruh mesin politik yang ada di internal partai harus bekerja maskimal memenangkan pasangan Uu-Nurul,” tegasnya.

Menurut dia, jika ada kader yang melakukan pembangkangan, terlebih mendukung calon di luar kader Golkar, dirinya meminta agar DPD Golkar Kota Bekasi memberikan sanksi tegas.

Setyo menjelaskan, meski Uu kader yang dilahirkan tidak melalui proses dari bawah, namun ia meyakini bahwa kader Golkar Kota Bekasi tetap solid.

“Masyarakat sudah menikmati bagaimana saat kader golkar memimpin kota Bekasi. Banyak capaian pembangunan yang pernah dilakukannya di era Pak Rahmat Effendi. Tapi justru sebaliknya di tiga tahun belakangan ini proses pembangunan malah stagnan,” ungkap Setyo. **

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

MA Putuskan: Suket Penyetaraan SMA Gibran Tidak Sah. Catatan Hukum & Langkah ke Depan
MA Batalkan Suket Pendidikan Gibran, Denny Indrayana Syarat Wapres Tak Terpenuhi
Musda Golkar Nias Selatan Ke-VI: Momentum Satukan Kekuatan Demi Membesarkan Partai
Negara Harus Hadir Lindungi 233 Ribu Anggota KSP Kopdit Swastika Sari NTT
Direktur Etos: Jangan Remehkan Pergerakan Masif PSI, Bisa Dominasi Pileg dan Pilpres
Ketum PMPRI Joker: PAW Beda Kelas dengan KDM, Satu Kerja Nyata Satu Kerja Buat Algoritma
Dua Kandidat Mendaftar, Hanya Petahana Yang Lolos Verifikasi Balon Ketua Golkar Nias Selatan
Ayah Oet Desak Polemik Legalitas Bendera Bulan Bintang Tuntas Sebelum 4 Desember 2026

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:48 WIB

MA Putuskan: Suket Penyetaraan SMA Gibran Tidak Sah. Catatan Hukum & Langkah ke Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:38 WIB

MA Batalkan Suket Pendidikan Gibran, Denny Indrayana Syarat Wapres Tak Terpenuhi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Negara Harus Hadir Lindungi 233 Ribu Anggota KSP Kopdit Swastika Sari NTT

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Direktur Etos: Jangan Remehkan Pergerakan Masif PSI, Bisa Dominasi Pileg dan Pilpres

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:52 WIB

Ketum PMPRI Joker: PAW Beda Kelas dengan KDM, Satu Kerja Nyata Satu Kerja Buat Algoritma

Berita Terbaru