Home / DKI

SGY: Kepala BKD DKI Jakarta Chaidir Diserang Hoaks

- Editor

Rabu, 26 November 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Beredarnya dua video di platform TikTok melalui akun Pencari Keadilan yang menarasikan dugaan skandal dan praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta cukup menghebohkan publik. Video tersebut secara langsung menyebut nama Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir.

Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara (HASRAT) Sugiyanto, yang mengetahui beredarnya informasi tersebut, mengaku langsung melakukan konfirmasi kepada Kepala BKD DKI Jakarta melalui sambungan telepon.

“Saya lihat info dari TikTok soal dugaan tuduhan jual beli jabatan dan lainnya. Ada berita onlinenya juga. Maka saya langsung menanyakannya kepada pejabat terkait (Chaidir),” ujar Sugiyanto kepada wartawan, Rabu (26/11).

Menurutnya, klarifikasi langsung diperlukan karena tuduhan yang disebarkan dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Saat dikonfirmasi, Chaidir dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang disampaikan dalam video tersebut.

“Bohong itu semua info dari TikTok dan berita online itu. Itu semua berita atau info hoaks,” jawab Chaidir melalui telepon WhatsApp.

Chaidir juga menegaskan bahwa mekanisme pengangkatan, pemindahan, maupun pemberhentian jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta memiliki prosedur formal dan materiil yang ketat. Karena itu, narasi yang ada dalam video TikTok tersebut dinilai tidak kontekstual dan tidak sesuai dengan proses kepegawaian yang berlaku.

Ia memastikan bahwa unggahan tersebut telah dibawa ke ranah hukum. “Unggahan sudah diproses ke pihak kepolisian,” tegasnya.

Baca Juga:  Di Kebayoran Lama, Pramono Ungkap Janji Buka 500 Ribu Lapangan Kerja Sangat Rasional

Portal resmi Jalahoaks Pemprov DKI Jakarta mengategorikan video tersebut sebagai Disinformasi dan Konten Buatan (Fabricated Content). Dalam penjelasannya, Jalahoaks menyebut bahwa hasil koordinasi dengan Chaidir menyimpulkan bahwa narasi yang beredar dalam video TikTok itu tidak benar dan menyesatkan.

Sugiyanto melanjutkan, bahwa pola penyampaian video itu mengesankan adanya motif tertentu.

“Mereka itu pandai bermain aman dengan kata ‘dugaan’ agar terhindar dari jerat hukum pencemaran nama baik. Pada akhirnya polisi pun bisa kesulitan memprosesnya. Sepertinya target mereka diduga hanya untuk merusak citra Kepala BKD DKI Chaidir,” ungkap Sugiyanto.

Menurutnya, ada dua pilihan sikap yang dapat diambil oleh pihak yang menjadi korban disinformasi: melaporkan secara hukum atau membiarkannya hingga isu itu mereda. Namun ia menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Chaidir sebagai pihak yang diserang.

Sugiyanto juga berharap masyarakat semakin bijak dalam menerima informasi dan melakukan verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkan konten yang belum tentu valid.

“Dengan adanya klarifikasi langsung dari Kepala BKD DKI Jakarta serta verifikasi dari Jalahoaks, video TikTok yang menuduhkan adanya skandal dan jual beli jabatan tersebut dipastikan tidak benar. Proses hukum juga telah berjalan untuk menindak penyebaran konten menyesatkan tersebut,” pungkasnya dia. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GNK Dorong Bareskrim Polri Segera Proses Kasus Dugaan Korupsi Dinas LH Kota Bekasi dan TPST Bantargebang
Dukung Penanganan Pengolahan Sampah, Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rusunawa Rorotan dan Rawa Badak
Bank Jakarta Bangun Biodigester Komunal di Rorotan dan Rawa Badak, Dukung Penanganan Pengolahan Sampah di Jakarta
Lantik Amos Hutauruk Cs, Munjirin Ajak Korps Alumni KNPI Jaktim Sinergi Bangun Jakarta
Perumda Dharma Jaya Kembangkan Kawasan Ciangir sebagai Pusat Penggemukan Sapi Terintegrasi
Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya dan Pangkormar Perkuat Sinergi TNI-Polri untuk Jaga Stabilitas Jakarta
Kodam Jaya Pastikan Tak Ada Penggusuran di Jalan Kwini VIII, Lahan Negara untuk Rumah Susun Prajurit TNI AD
Tinjau Reservoir PAM JAYA, Komisi B Dukung Langkah PAM JAYA Tekan NRW

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:10 WIB

GNK Dorong Bareskrim Polri Segera Proses Kasus Dugaan Korupsi Dinas LH Kota Bekasi dan TPST Bantargebang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Dukung Penanganan Pengolahan Sampah, Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rusunawa Rorotan dan Rawa Badak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Bank Jakarta Bangun Biodigester Komunal di Rorotan dan Rawa Badak, Dukung Penanganan Pengolahan Sampah di Jakarta

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Lantik Amos Hutauruk Cs, Munjirin Ajak Korps Alumni KNPI Jaktim Sinergi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:56 WIB

Perumda Dharma Jaya Kembangkan Kawasan Ciangir sebagai Pusat Penggemukan Sapi Terintegrasi

Berita Terbaru

Rektor Universitas Paramadina dan Pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Prof Dr Didik J Rachbini. (Ist)

Headline

Renungan Kemerdekaan: Masa Depan Demokrasi dan Hukum

Senin, 17 Agu 2026 - 21:25 WIB

Pekerja pelabuhan saat menurunkan beras impor. (Ist)

Opini

Kenapa Beras Fortifikasi Menjamur di Retail Modern?

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:59 WIB