SMK Mitra Industri MM2100 Belum Memberikan Manfaat Bagi Warga Setempat

- Editor

Senin, 7 Maret 2022 - 04:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMK Mitra Industri MM2100 di Kawasan Industri MM 2100, Kabupaten Bekasi

SMK Mitra Industri MM2100 di Kawasan Industri MM 2100, Kabupaten Bekasi

BEKASI, Mediakarya – Keberadaan SMK Mitra Industri MM2100 di Kawasan Industri MM 2100, Kabupaten Bekasi belum memberikan dampak positif untuk masyarakat sekitar kawasan industri. Pasalnya, masyarakat setempat masih kesulitan untuk mendapatkan fasilitas pendidikan di sekolah tersebut.

“Keberadaan SMK Mitra Industri MM2100 tidak dirasakan manfaatnya untuk masyarakat sekitar kawasan. Tingginya biaya pendidikan di sekolah ini menjadi salah satu alasan masyarakat tidak bisa mengakses fasilitas pendidikan di SMK tersebut,” kata Pengurus Harian Masyarakat Peduli Investor (MPI), Morio Nuryadi kepada awak media, Jum’at (4/3/2022).

Padahal kata dia, awal pembangunan SMK di kawasan industri itu bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia sekitar kawasan industri MM2100 agar siap bersaing di dunia industri.

“Bisa dicek, sangat minim warga di tujuh desa sekitar masuk mengenyam pendidikan di SMK Mitra Industri. Seharusnya warga setempat harus ada prioritas dan subsidi untuk biaya pendidikan,” ujarnya.

Tujuh desa yang dimaksud yaitu Desa Gandasari, Gandamekar, Mekarwangi, Telajung, Jatiwangi, Cikedokan dan Danau Indah.

Lebih lanjut Morio mengatakan, murid dikenakan biaya hingga jutaan rupiah untuk masuk ke sekolah itu. “Informasi yang kami dapat, setiap bulannya biaya itu sekitar Rp600 ribu. Di situ ada sekitar 2.500 murid. Kita lihat sangat minim warga sekitar tujuh desa yang bersekolah di kawasan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Lili Sebut KPK Banyak Terima Aduan Penyalahgunaan Wewenang

Selain itu, hadirnya Bursa Kerja Khusus (BKK) Mitra Industri MM2100 pun kata dia diduga tidak sesuai peruntukan. Sebab, BKK ini tidak hanya dikhususkan bagi alumni SMK Mitra Industri.

“Sangat sulit warga sekitar kawasan industri untuk masuk kerja melalui BKK. BKK itu juga ternyata bukan hanya untuk alumni saja dalam rekruitmennya,” tuturnya.

Selain itu juga beredar kabar, setiap peserta yang melakukan tes di BKK Mitra Industri MM 2100 diduga dikenakan pungutan hingga Ro30ribu.

“Iya, waktu tahun 2019 saya ngelamar di perusahaan di MM, ditarikin duit Rp20 ribu. Kalau sekarang infonya sudah Rp30 ribu,” cerita salah satu peserta BKK, Nurul

Dikonfirmasi awak media pada Jumat 4 Maret 2022, pihak SMK Mitra Industri MM 2100 belum bisa dimintai keterangannya. (Supri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
Perkuat Literasi di Kepulauan Seribu, Tim Dosen UNJ Gandeng Karang Taruna Menjadi Agen Literasi
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi
Dugaan Pungli Pengaktifan Dapur MBG Merajalela, BPKN-RI Minta Kepala BGN Tindak Tegas Oknum
IPPS Kritisi Cara KDM Tegur Camat Coblong Kota Bandung

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Perkuat Literasi di Kepulauan Seribu, Tim Dosen UNJ Gandeng Karang Taruna Menjadi Agen Literasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terbaru