JAKARTA, Mediakarya – Tim transisi pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Jakarta Pramono Anung-Rano Karno bergerak cepat. Setelah bertemu Sekda DKI Jakarta, Jumat (10/1) lalu, hari ini Kamis (16/1) tim transisi menemui Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi di Balaikota DKI.
Tampak hadir Ketua Tim Transisi Ima Mahdiah, Anggota Tim Transisi Chiko Hakim, Charles Honoris, hingga Emir Kresna.
“Kami perwakilan tim transisi, di sini kami sifatnya kulo nuwun kepada Pak Pj beserta jajaran. Karena bagaimanapun ke depannya, dalam satu bulan ini kami mempersiapkan apa yang menjadi kebutuhan Pak Pram dan Bang Rano ketika mereka berdua dilantik untuk segera bekerja,” kata Ima Mahdiah usai pertemuan.
“Yang ditekankan pasti yang paling banyak masalah program-program kerakyatan, khususnya masyarakat bahwa yang selama ini kita kasih contoh bagaimana KJP, KJMU yang bermasalah dari pendataan itu yang harus diselesaikan dengan segera,” ujarnya lagi.
Kata Wakil ketua DPRD DKI ini timnya saat ini sudah mulai bekerja bersama jajaran Pemprov dan dinas-dinas terkait. Hal itu untuk mempermudah pengelompokan masalah yang harus diselesaikan pada saat kepemimpinan Pram-Rano.
“Untuk progres pembahasan kebetulan sudah dari hari Senin sebenarnya kami masing-masing bidang berkoordinasi dengan masing-masing dinas. Karena kami sudah mengelompokkan program-program dan belanja masalah yang selama masa kampanye mas Pram dan Bang Doel banyak terima masukan dari masyarakat,” bebernya.
“Jadi prinsipnya Pak Pram dan Bang Doel ingin bekerja, ingin membuat sesuatu. Jadi bahkan tiap hari adalah mungkin mencari solusi dan merealisasikan apa yang menjadi janji-janji beliau,” ungkapnya.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Teguh mengapresiasi pertemuannya dengan Tim Transisi. Dia berharap agar gubernur dan wakil gubernur terpilih nantinya bisa langsung melakukan tugas pokok fungsinya dengan lebih baik.
“Intinya adalah kami punya semangat yang sama, kami punya tekad yang sama, bagaimana nanti agar gubernur dan wakil gubernur terpilih kemudian dilantik, bisa langsung melakukan tugas pokok fungsinya dengan lebih baik lagi. Pokoknya dengan langsung baik gitu. Ini kita harapkan,” kata Teguh.
Di sisi laim, Teguh juga sudah meminta jajarannya untuk mendukung kerja Tim Transisi dalam mempersiapkan program-program yang akan dijalankan oleh Pram-Rano usai dilantik.
“Jadi kami sudah menekankan juga pada jajaran untuk mendukung tim transisi itu tidak harus dalan rapat-rapat formal seperti sekarang. Tapi anytime silakan bersama-sama membahas apa-apa yang perlu kita support,” ucapnya.
Ketika ditanyakan terkait pelantikan pejabat eselon II yang akan dilakukan akhir Januari ini, secara diplomatis Pi Teguh mengatakan semua hal sudah dibahas.
“Tadi semua hal sudah kita bahas. Semua sedang digodok,” ujarnya singkat. (dri)











