Tingkatkan Pendapatan Peternak, Telur Bebek Diharapkan Masuk dalam Program MBG

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi food tray MBG. (Foto: Ist)

Ilustrasi food tray MBG. (Foto: Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Masuknya telur bebek ke dalam rantai makan bergizi gratis (MBG) diharapkan dapat memperkaya keanekaragaman sumber protein. Hal  tersebut dinilai menjadi solusi bagi para peternak bebek nasional yang kini tengah mengalami kerugian, dan perlu mendapat perhatian serius dari kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Anggota Komisi IX DPR RI Achmad Ru’yat menilai kandungan protein pada telur bebek sangat bagus dan nomenklatur BGN sendiri sebenarnya tidak membatasi jenis telur yang wajib digunakan. “Dan yang saya tahu di nomenklatur BGN Republik Indonesia kebutuhan protein itu disebutnya diantaranya telur, daging. Telurnya telur apa tidak disebut karena itu mungkin perlu semacam keanekaragaman di samping telur ayam, itu juga penting, juga ada pilihan telur bebek. Jadi, seperti itu, yang jelas bahwa MBG ini tentu menu yang disajikan harus bergizi,” ujar Achmad di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Baca Juga:  Muhammadiyah Dukung Transformasi Perseroda PAM JAYA: Strategi Wujudkan 100 Persen Cakupan Layanan & Cegah Penurunan Tanah

Selain penyerapan produksi, politisi yang juga merupakan Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini menyoroti ketiadaan subsidi pakan dari pemerintah. Ia membandingkan sektor peternakan dengan sektor pertanian yang mendapatkan alokasi subsidi pupuk besar di APBN 2025 sebesar Rp46,8 triliun.

Maka dari itu, ia mengingatkan agar negara harus hadir memberikan perlindungan yang adil bagi para peternak melalui intervensi anggaran. “Sedangkan untuk peternak, selama ini memang masih tidak ada subsidi. Sebagai anggota banggar, saya pikir kenapa tidak ada subsidi untuk pakan. Karena terus terang bahwa hadirnya negara ini kan filosofisnya untuk melindungi warganya. Di sini yang hadir tentu para peternak bebek,” pungkasnya. (Val)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Pemeliharaan Gardu Listrik Tanpa Padam, PLN Jaga Pasokan Air Bersih PAM Jaya
PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung
Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
Rupiah Murah, Rasuah Meriah
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:54 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik Tanpa Padam, PLN Jaga Pasokan Air Bersih PAM Jaya

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:22 WIB

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:17 WIB

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Berita Terbaru