TPS3R di Sumur Batu Jadi Solusi Kurangi Sampah dan Dorong Ekonomi Lokal

- Penulis

Jumat, 22 November 2024 - 00:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mediakarya – Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kp. Cisalak RT 02 RW 04, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat membuktikan bahwa sampah bukan sekadar barang buangan, tapi memiliki potensi ekonomi yang dapat memberdayakan masyarakat.

Fasilitas ini tidak hanya berhasil mengurangi volume sampah di Tempat Pengolahan Akhir (TPA), tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi yang signifikan bagi warga sekitar.

“Alhamdulillah, di sini kami bisa memberdayakan masyarakat sekitar kurang lebih ada enam orang untuk pemilah,” kata Joko Santoso, selaku pelaksana, Rabu (20/11/2024).

Dalam satu minggu, hasil pemilahan sampah di TPS3R ini terdiri atas sampah plastik 500 kg, botol beling 100 kg, kertas 300 kg, dan kayu 250 kg. “Sebelum kita buang ke TPA Sumur Batu, sampah kami pilah terlebih dahulu dan diambil nilai ekonomisnya. Hal itu sangat membantu masyarakat sekitar,” jelasnya, sambil memisahkan botol plastik dari tumpukan sampah.

Baca Juga:  KIP Luncurkan Tiga Buku Indeks Keterbukaan Informasi Publik 2022

Joko berharap Pemerintah Kota Bekasi, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, dapat memfasilitasi mereka sebagai mitra pengambilan sampah di mal, perusahaan, dan apartemen guna memaksimalkan potensi pengolahan sampah dan progam-program dalam pengurangan sampah makanan (Food Waste).

Nasrullah, yang dikenal dengan sapaan Mas Gondrong, salah satu pemilah sampah di TPS3R Sumur Batu, mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, dengan adanya TPS3R ini, saya dan istri bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Kurang lebih, saya bisa mendapatkan penghasilan Rp800 ribu per minggu jika sedang ramai dan sampahnya bagus,” katanya, sambil mengangkat karung berisi sampah kertas.

Senada dengan Nasrullah, Mang Totok, warga sekitar, turut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bekasi, khususnya Dinas Lingkungan Hidup. “Berkat TPS3R ini, saya bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan tambahan,” ujarnya.

Dengan demikian, keberadaan TPS3R di Sumur Batu ini membuktikan bahwa pengelolaan sampah yang baik dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus manfaat lingkungan bagi masyarakat sekitar. (Rido)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa
Jakarta On The Spot Oleh Polres Metro Bekasi Kota Disambut Hangat Warga
Truk Besar Parkir Sembarangan Di Kolong Fly Over Cipendawa, Pemerintah Tutup Mata
Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional
BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:00 WIB

Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:01 WIB

Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:18 WIB

Jakarta On The Spot Oleh Polres Metro Bekasi Kota Disambut Hangat Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:41 WIB

Truk Besar Parkir Sembarangan Di Kolong Fly Over Cipendawa, Pemerintah Tutup Mata

Berita Terbaru

Para pemain seperti Gema Vyandra, Yoona Gimenez, dan Ciara Brosnan berharap sinetron Asmara Gen Z terus berlanjut dan menghibur penonton Indonesia.

Entertainment

Sinetron Asmara Gen Z Capai 500 Episode, Ini Harapan Para Pemain

Jumat, 12 Jun 2026 - 17:19 WIB