Home / DKI

Ustadz Khoirudin Desak Bapenda Genjot Sektor Perpajakan

- Editor

Selasa, 7 Januari 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya–Badan Penerimaan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta didesak untuk menggenjot sektor perpajakan. Salah satu langkah yang diusulkan adalah mengenakan pajak untuk setiap transaksi digital yang melewati tower microcell yang tersebar di Jakarta.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, mengungkapkan saat ini tower microcell di Jakarta hanya dikenakan retribusi sebesar Rp1 juta untuk seumur hidup, yang dinilai jauh dari potensi pendapatan yang dapat diperoleh pemerintah daerah.

“Misalnya nih, ada banyak mini tower di pinggir jalan di Jakarta, setinggi tiang listrik, minimal 500 mini tower. Itu mestinya dikelola oleh Bapenda. Bukan retribusi yang kita dapatkan, harusnya pajak,” ujar Khoirudin kepada wartawan, Selasa (7/1/2025).

Ketua DPW PKS DKI Jakarta ini menekankan bahwa pengelola tower microcell banyak meraup keuntungan dari lalu lintas internet yang melewatinya, sementara pemerintah daerah hanya menerima retribusi yang terbilang kecil.

Baca Juga:  Kawal Program Sekolah Swasta Gratis, DPRD Bentuk Pansus Pendidikan

“Setiap tower itu punya kesibukan percakapan yang berbeda-beda. Bapenda hanya mendapatkan 1 juta rupiah seumur hidup. Itu tidak logis,” ujarnya lagi.

Dia juga mengungkapkan, ke depannya, pemerintah daerah perlu menggali potensi pendapatan baru yang dapat dioptimalkan tanpa membebani rakyat.

“Ke depan jangan retribusi, tapi pajak. Karena kita pemda yang punya asetnya, aset jalan. Semua yang dimanfaatkan di badan jalan harus masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) semaksimal mungkin,” ungkap Khoirudin.

Kata politisi yang akrab disapa Ustadz Khoirudin, sektor perpajakan di Jakarta dapat terus berkembang mengingat Jakarta adalah kota metropolitan yang menjadi pusat perputaran uang dan tempat bagi banyak pengusaha besar.

Selain itu, dengan kemajuan teknologi dan tingginya kebutuhan internet, pajak dari penggunaan ruang untuk lalu lintas percakapan digital menjadi potensi besar bagi Jakarta.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kodam Jaya Kembali Kirim Bantuan Gempa NTT Gelombang Kedua
Kerja Bakti Bersih Sampah Kali Baru, Walikota Munjirin Bakal OTT Warga yang Buang Sampah ke Kali
Kodam Jaya Kerahkan Prajurit Bantu Polri Jaga Keamanan Aksi di DPR/MPR
Aksi Sosial Indomaret, Donor Darah di Jakarta Kumpulkan 86 Kantong
Aksi di Depan DPR Berlangsung Tertib, Polda Metro Jaya Apresiasi Massa AMPB
Olahraga Bersama di GBK, Menkopolkam Pastikan Aspirasi Masyarakat Tetap Dikawal
Gubernur DKI Lantik 7 Pejabat Baru, Ini Daftar dan Jabatannya
Penyaluran Bansos Dikeluhkan, SGY Minta Pemerintah Tak Kaku Gunakan Desil

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Kodam Jaya Kembali Kirim Bantuan Gempa NTT Gelombang Kedua

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Kerja Bakti Bersih Sampah Kali Baru, Walikota Munjirin Bakal OTT Warga yang Buang Sampah ke Kali

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Kodam Jaya Kerahkan Prajurit Bantu Polri Jaga Keamanan Aksi di DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Aksi Sosial Indomaret, Donor Darah di Jakarta Kumpulkan 86 Kantong

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Aksi di Depan DPR Berlangsung Tertib, Polda Metro Jaya Apresiasi Massa AMPB

Berita Terbaru

Mabes Polri (Ist)

Ekonomi & Bisnis

Dittipidter Bareskrim Polri Garda Terdepan Melawan Mafia Sumber Daya Alam

Selasa, 1 Sep 2026 - 05:49 WIB

Presiden Prabowo Subianto

Nasional

Kejar Target Penghematan 100 Triliun Prabowo Tutup 700 BUMN

Selasa, 1 Sep 2026 - 02:38 WIB

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin

Nasional

Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun

Selasa, 1 Sep 2026 - 02:26 WIB