Wujudkan Indonesia Cakap Digital, Perlu Percepatan Konektivitas Seluruh Wilayah

- Editor

Kamis, 18 Agustus 2022 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek

JAKARTA, Mediakarya – DPR terus mendorong pemerintah untuk mempercepat berbagai upaya dalam membangun literasi digital sehingga menjadi upaya perubahan kultur dan attitude masyarakat dalam percepatan transformasi digital.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi 1 DPR, Meutya Hafid dalam keynote speakernya pada acara webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Merdeka Sinyal: Pemerataan Akses Internet Menuju Indonesia Cakap Digital, yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (18/8).

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan dan Miss Internet Indonesia 2019, Difa Putri Ariani sebagai narasumber.

Politisi perempuan Partai Golkar itu mengungkapkan pemerintah dan DPR terus bersinergi dalam pemerataan internet guna transformasi digital untuk mengadopsi kemajuan teknologi yang nantinya akan memberikan landasan kokoh bagi perekonomian Indonesia di masa mendatang.

“Mengakses internet secara mudah, cepat dan terjangkau merupakan impian seluruh bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” katanya.

Sementara itu, Miss Internet Indonesia 2019, Difa Putri Ariani selama ini dirinya berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mensosialisasikan penggunaan internet secara benar kepada masyarakat salah satunya bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

“Kita berkolaborasi dengan banyak pihak untuk membantu APJII dalam menyosialisasikan penggunaan internet secara benar dan bermanfaat, sehingga ke depannya kita mampu menghasilkan generasi millennial yang andal dan mampu mengembangkan kreativitas sesuai dengan passion yang mereka miliki,” ujar Difa.

Baca Juga:  Teknologi Digital Bantu Bangkitkan Ekonomi Dan Edukasi Masyarakat di Tengah Pandemi

Ia mengatakan dirinya kerap berkolaborasi dengan instansi pemerintah untuk menggelar workshop dan sosialisasi terkait internet mulai dari sekolah-sekolah dan ke daerah-daerah yang terdalam terutama daerah 3T.

“Sebab daerah 3T ini belum terjangkau internet dan tentunya kurang sekali pemahaman akan internet. Jadi tujuan kita akan memperkenalkan internet yang bersih, selektif dan aman terutama untuk masyarakat di sana agar mendapatkan manfaat menggunakan internet secara produktif,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan mengatakan pesatnya peran teknologi semakin terpacu dengan adanya pandemi Covid-19 mendorong semua pihak untuk berinteraksi dan melakukan berbagai aktivitas di ruang digital.

“Kondisi ini menunjukkan kita berada di era percepatan transformasi digital,” kata Semuel.

Ia menilai pandemi Covid-19 telah mengubah cara masyarakat dalam beraktivitas di berbagai lini kehidupan. Hal inilah yang mempertegas bahwa sedang terjadi era disrupsi teknologi. Oleh karena  itu, pemerintah harus dapat menyiapkan SDM Indonesia dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini.

“Mari kita membawa perubahan positif untuk Indonesia yang lebih baik, kita ciptakan inovasi-inovasi berkualitas dengan mengembangkan talenta dan memaksimalkan potensi masyarakat Indonesia. Bersama kita bisa melalui pandemi, tetap semangat dan salam literasi digital,” ujarnya.***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Spekulasi di Balik Penangkapan Sejumlah Perwira Tinggi Polri: Dari Isu Penyadapan Ilegal, Beking Judol, Hingga Korupsi
Tuntutan 10 Penjara Dan Pemecatan Dinilai Janggal, Advokat Letjen Widi Prasetijono Bongkar Tujuh Kejanggalan Perkara Kebun Carui
Di Tengah Isu Penangkapan Jenderal, GNK Tegaskan Dukung Penuh Kapolri Suyudi Ario Seto Bersihkan Polri
Putusan MA Soal Ijazah Gibran Dinilai Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Krisis Konstitusi
Politisi PKS Geram Atas Tindakan Arogansi Jajaran Polda Jateng
Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan
Sekjen LPKAN: Putusan MA Batalkan Penyetaraan SMA Gibran Jadi Momentum Uji Integritas Negara
Komisi III Apresiasi Larangan Vape di Lingkungan Polri, Adang Daradjatun: Langkah Tegas Cegah Narkotika

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Spekulasi di Balik Penangkapan Sejumlah Perwira Tinggi Polri: Dari Isu Penyadapan Ilegal, Beking Judol, Hingga Korupsi

Selasa, 3 November 2026 - 16:46 WIB

Tuntutan 10 Penjara Dan Pemecatan Dinilai Janggal, Advokat Letjen Widi Prasetijono Bongkar Tujuh Kejanggalan Perkara Kebun Carui

Selasa, 3 November 2026 - 16:35 WIB

Di Tengah Isu Penangkapan Jenderal, GNK Tegaskan Dukung Penuh Kapolri Suyudi Ario Seto Bersihkan Polri

Selasa, 3 November 2026 - 10:41 WIB

Putusan MA Soal Ijazah Gibran Dinilai Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Krisis Konstitusi

Selasa, 3 November 2026 - 07:37 WIB

Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan

Berita Terbaru