Wujudkan Isntitusi Polri Yang Bersih Perlu Dilakukan Petisi

- Editor

Senin, 22 Agustus 2022 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah

JAKARTA, Mediakarya – Desakan publik agar dilakukannya wacana petisi terhadap institusi Polri pasca kasus pembunuhan Brigadir Joshua kian menguat. Dimana sebelumnya tersiar bahwa kasus tersebut terjadinya tembak menembak, akan tetapi setelah kasus tersebut diambil alih Mabes Polri ternyata ada rekayasa yang dilakukan oleh Ferdy Sambo yang saat itu menjadi Kadiv Propam Polri.

Menanggapi hal tersebut Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah mendukung adanya wacana tersebut. Menurut dia, sejauh itu untuk kebaikan  institusi Polri sah-sah saja.

“Bila perlu Menkopolhukam mendorong adanya petisi atau dilakukan kotak layanan laporan dari masyarakat yang pernah dirugikan, diperlakukan atau mengalami kriminalisasi oleh oknum anggota-anggota Polri,” kata Iskandar dalam keterangannya yang diterima Mediakarya, Senin (22/8/2022).

Menurut dia, wacana ini baik guna memperbaikan institusi Polri. Sehingga kedepannya masyarakat merasa benar-benar aman, nyaman dan menganggapnya bahwa Polri adalah bagian dari rakyat.

“Kalau benar terjadi saya yakin kan ini menjadi trigger perubahan institusi Polri ke depan. Ini bukan mereformasi institusi Polri, tapi merevolusi institusi Polri, siapa yang pernah terlibat melakukan pelanggaran-pelanggaran di tingkat manapun, dari Polda hingga Polsek akan diberi sanksi tegas hingga pemecatan, maka sejarah akan mencatat,” ucapnya.

Baca Juga:  Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum

Untuk itu, kata Iskandar, peristiwa terbongkarnya kasus pembunuhan Brigadir Joshua menjadi pemicu gerakan revolusi Polri. Pihaknya juga optimis Kapolri mampu lakukan perubahan di institusinya.

“Apa yang pernah dialami rakyat kita hari ini terbukti, dan Tuhan membukakan itu kepada publik, bayangkan ajudannya petinggi Polri saja dimatiin, bagaimana dengan rakyat biasa yang sama sekali tidak kenal. Oleh karenanya kasus terungkapnya pembunuhan Brigadir J harus menjadi trigger bagi Polri untuk berbenah diri dan bersih-bersih,” tandasnya.

“Kita support pak Kapolri lakukan itu semua, to be or not to be,”  kata Iskandar kembali.

Iskandar mengungkapkan, jika Kapolri mempu melakukan perubahan total terhadap institusinya, maka sejarah bangsa tak akan pernah terlupakan, sampai kapan pun.

Masyarakat tentunya berharap agar Kapolri dapat membentuk mental-mental polisi yang profesional, mengabdi kepada rakyat pemilik kedaulatan, mengabdi kepada bangsa ini.Sehingga Indonesia memiliki catatan bahwa pernah punya dua Kapolri yang hebat.

“Yakni pertama almarhum Jenderal Hoegeng Iman Santoso dan satu lagi Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Percaya lah sejarah akan terbentuk sendiri tanpa harus direkayasa,” ucapnya. (Pri)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

KPK Ingatkan Nusron Wahid Soal Keteladanan Pejabat Publik: Patuh Proses Hukum
Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi
IPW Duga Jaksa Pangkas Dakwaan Febrie Adriansyah, Hanya Jerat TPPU Predicate Crime Korupsi
Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana
Dari Gedung MPR ke Hotel Royal Kuningan, Sekjen LPKAN Soroti Kronologi Dugaan Suap Muktamar NU
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:30 WIB

KPK Ingatkan Nusron Wahid Soal Keteladanan Pejabat Publik: Patuh Proses Hukum

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:59 WIB

IPW Duga Jaksa Pangkas Dakwaan Febrie Adriansyah, Hanya Jerat TPPU Predicate Crime Korupsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana

Berita Terbaru