Yayasan Hutan Tropis dan Mitra Resmikan Gudang Resiliensi Pemulung di Bantargebang

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mediakarya – Yayasan Hutan Tropis (YHT) yang terafiliasi dengan Earthworm Foundation, sebuah organisasi nirlaba, bersama Komunitas Pemulung Bantargebang Sejahtera (KPBS) meresmikan Gudang Resiliensi Pemulung di kawasan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026).

Peresmian gudang yang berlokasi di Kampung Cisalak, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang itu turut melibatkan sejumlah mitra program, yakni PT Fajar Surya Wisesa, PT Bintang Baru Mega Raya (BBMR). Inisiatif ini merupakan bagian dari program yang didukung oleh Nestlé.

Nofri Iswandi dari Yayasan Hutan Tropis menyampaikan bahwa fasilitas gudang tersebut berfungsi sebagai pusat pengumpulan, penyimpanan sementara, dan konsolidasi material kertas hasil kerja pemulung.

“Gudang ini diharapkan menjadi sarana pendukung untuk meningkatkan pendapatan, keselamatan kerja, serta penguatan sistem pengelolaan material yang lebih terstruktur bersama kelompok pemulung dan KPBS,” kata Nofri.

Sementara itu, Maruli Sitompul, Sustainability Manager Nestlé, menyampaikan bahwa pembangunan gudang tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap komunitas pemulung dan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan rantai pasok kemasan produk berasal dari bahan-bahan daur ulang.

“Pembangunan Gudang Resiliensi Pemulung ini merupakan bentuk kepedulian Nestlé terhadap pemulung agar rantai pasok daur ulang tetap terjaga,” ujarnya.

Baca Juga:  Wapres: Nilai Utama AKHLAK BUMN jadi Modal Menangi Kompetisi

Dia menambahkan bahwa program ini bertujuan memfasilitasi pemulung untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Selain itu, edukasi keselamatan kerja juga akan menjadi bagian penting dari program tersebut.

“Dengan menggandeng KPBS, yang memang benar-benar komunitas pemulung, saya berharap Gudang Resiliensi Pemulung bisa berkembang dan mensejahterakan kehidupan pemulung,” tambahnya.

Adapun Ketua KPBS Narpan Apong menyambut baik hadirnya fasilitas tersebut. Menurutnya, gudang ini merupakan wujud nyata perhatian berbagai pihak terhadap nasib pemulung di Bantargebang.

“Kami sangat mengapresiasi dibangunnya gudang ini. Kami berharap fasilitas ini dapat beroperasi secara berkelanjutan dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para pemulung,” kata Apong.

Rangkaian acara peresmian ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman kerja sama oleh seluruh pihak yang terlibat. Sejumlah prosesi simbolis turut memeriahkan jalannya acara, mulai dari pemakaian alat pelindung diri (APD) kepada pemulung hingga pemotongan tumpeng dan doa.

Selain fasilitas gedung, para pemulung juga akan mendapatkan pendampingan yang mencakup akses terhadap proteksi sosial, serta penguatan kapasitas kelembagaan, guna memastikan keberlanjutan program dan peningkatan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan. (Supri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Amin Rais Bongkar Sosok di Balik Terhambatnya Komunikasi Sejumlah Menteri dengan Presiden
Ini Baru Keren, Iran Berhasil Kembangkan Kapal Selam Fatah di Tengah Sanksi Embargo
Puluhan Kontraktor Tuntut Jaya Ancol Bayar Utang Proyek Rp7,5 Miliar
Kaukus Ekonom Pancasila Serahkan Draft RUU Perekonomian Nasional kepada Kepala Staf Kepresidenan
SPPG Polri Pekayon Jaya Terlambat Bikin IPAL
PSI Terancam Pecah, Mantan Kader Mulai Buka-Bukaan
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Tindakan Represif TNI Usir Penonton Film “Pesta Babi”
Proyek IKN di Kaltim Terancam Mangkrak, Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Negara
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:54 WIB

Amin Rais Bongkar Sosok di Balik Terhambatnya Komunikasi Sejumlah Menteri dengan Presiden

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:59 WIB

Ini Baru Keren, Iran Berhasil Kembangkan Kapal Selam Fatah di Tengah Sanksi Embargo

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:11 WIB

Puluhan Kontraktor Tuntut Jaya Ancol Bayar Utang Proyek Rp7,5 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:42 WIB

Kaukus Ekonom Pancasila Serahkan Draft RUU Perekonomian Nasional kepada Kepala Staf Kepresidenan

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:17 WIB

SPPG Polri Pekayon Jaya Terlambat Bikin IPAL

Berita Terbaru