SUKABUMI, Mediakarya – Kabupaten Sukabumi menjadi tuan rumah Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 untuk cabang olahraga Ju-jitsu. Kejuaraan ini berlangsung pada 29–30 November 2025 di GOR Pemuda Cisaat.
Sebanyak 167 atlet dari 20 kabupaten/kota se-Jawa Barat berkompetisi memperebutkan tiket menuju Porprov 2026 yang akan digelar di Kota Bekasi.
Ketua Umum Pengurus Besar Ju-Jitsu Indonesia (PBJI), Dedy Triharjanto, mengatakan bahwa selain sebagai ajang kualifikasi, kegiatan ini juga bertujuan menjaring atlet potensial untuk dikembangkan ke level lebih tinggi.
“Saya melihat potensi dari para atlet yang tampil di sini agar dapat menjadi sumber daya atlet berprestasi. Mereka akan kami pantau untuk bisa diarahkan mengikuti kejuaraan nasional hingga internasional,” ujar Dedy usai membuka BK Porprov Jabar Cabor Ju-jitsu, Sabtu (29/11/2025).
Ia juga menekankan pentingnya kejelian para pengurus daerah dalam mencari bibit unggul. “Kalau kita tidak menyelam, kita tidak akan melihat. Harus melihat dari bawah,” tambahnya.
Di lokasi yang sama, Ketua PBJI Jawa Barat, Ali Martomo, menyebutkan bahwa BK Porprov kali ini menggunakan sistem gugur dengan kekuatan yang cukup merata antar-daerah.
“Semua kabupaten/kota memiliki peluang yang sama. Peta kekuatannya hampir merata,” ujarnya.
Ali menegaskan bahwa PBJI Jawa Barat menargetkan menjadi juara umum pada PON XXII Tahun 2028 di NTB–NTT. Untuk itu pembinaan atlet akan dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami terus konsolidasi dengan pengcab kabupaten/kota agar pembinaan dan latihan berjalan konsisten. Dari perguruan-perguruan Ju-jitsu inilah lahir calon atlet berprestasi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Sukabumi, Sirojudin, menyampaikan komitmennya dalam menyukseskan agenda kualifikasi ini.
“Kami berusaha memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan acara ini. Semoga BK Porprov XV Jabar 2025 berjalan lancar dan melahirkan atlet yang mampu mengharumkan nama Jawa Barat di tingkat nasional maupun internasional,” ucapnya.
Ia menargetkan atlet Kabupaten Sukabumi dapat meraih hasil maksimal dan keluar sebagai juara umum.
Ketua PBJI Kabupaten Sukabumi, Joko Santoso, memaparkan bahwa pertandingan dibagi ke dalam dua kategori, yaitu Newaza dan Fighting, dengan total delapan kelas.
“Empat kelas putra dan empat kelas putri. Masing-masing terbagi antara kategori Newaza dan Fighting,” tuturnya.
Joko menambahkan bahwa para juara di masing-masing kelas berhak melaju ke Porprov 2026 di Kota Bekasi.
“Yang lolos adalah delapan besar di luar tuan rumah Kota Bekasi,” jelasnya.
Kabupaten Sukabumi mengirimkan 11 atlet dengan target empat di antaranya dapat lolos ke ajang Porprov mendatang. (eka)






