P2ES Kota Bekasi Beri Pelatihan Keterampilan Warga Binaan Lapas Bulak Kapal

- Penulis

Senin, 7 Maret 2022 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota binaan Lapas Bulak Kapal saat mendapat pelatihan keterampilan.

Anggota binaan Lapas Bulak Kapal saat mendapat pelatihan keterampilan.

KOTA BEKASI, Mediakarya – Komunitas Perhimpunan Pejuang Ekonomi Sejahtera (P2ES) Kota Bekasi mengadakan kegiatan pelatihan keterampilan Tata Boga untuk para warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIA Bulak Kapal Bekasi dalam rangka HUT ke-25 Kota Bekasi, baru-baru ini.

Pelatihan ini berlangsung selama 3 hari yakni Selasa, Rabu dan Jumat (1,2 dan 4 Maret 2022) dengan menu Ayam Geprek, Bolu Kukus dan Donat Madu (kentang).

Ketua Pokja Lapas IIA Bulak Kapal, Bambang mengatakan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan P2ES Kota yang bekerjasama dengan Lapas Kelas II A Kota Bekasi.

“Saya sangat mengapresiasi, intinya apapun kegiatan yang diselenggarakan secara manual ataupun kerja sama dengan pihak ketiga. Intinya semua kegiatan bagaimana caranya bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Apapun jenis kegiatannya, apalagi kembali lagi kepada tujuan pemasyarakatan itu. Artinya, memanusiakan manusia,” kata Bambang baru-baru ini.

Baca Juga:  Kemensos Lanjutkan Program Bansos untuk Lindungi Masyarakat

Menurut dia, bagi warga binaan ini di dalam Lapas bukan hanya makan tidur, makan tidur saja. Mereka harus produktif.

“akanya dengan kita selaku petugas pembinaan, bagaimana membentuk warga binaan ini punya bekal nanti setelah bebas dari Lapas,” ucap Bambang.

Bambang mengatakan tujuan diadakannya kegiatan pelatihan ini agar para warga binaan Lapas Bulak Kapal Bekasi mendapatkan suatu keahlian yang bermanfaat saat mereka bebas dari Lapas. Baik itu dalam bentuk keterampilan, ataupun keterampilan lainnya.

“Tujuannya yang pasti bagaimana caranya warga binaan ini mendapatkan suatu keahlian dengan harapan bisa bermanfaat pada saat mereka setelah bebas dari lapas. Entah itu dalam bentuk keterampilan, misalnya dalam keterampilan tangan atau misalkan keterampilan yang lain atau usaha yang lain, seperti usaha kuliner. Sehingga bisa bekerja sama dengan pihak ketiga ini,” pungkasnya. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tepis Sentimen Negatif Kelompok Wahabi dan Salafi, Iran Tunjukan Ketangguhan Sebagai Negara Peradaban
Eks Kacab Bank Pembobol Rekening Nasabah Divonis Penjara, Pakar Audit: Hati-Hati Kelola Uang
Menuju Indonesia Emas, Ribuan Siswa Aceh Utara Nikmati Program MBG
Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global
Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman
Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan
Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:19 WIB

Tepis Sentimen Negatif Kelompok Wahabi dan Salafi, Iran Tunjukan Ketangguhan Sebagai Negara Peradaban

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:43 WIB

Eks Kacab Bank Pembobol Rekening Nasabah Divonis Penjara, Pakar Audit: Hati-Hati Kelola Uang

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:31 WIB

Menuju Indonesia Emas, Ribuan Siswa Aceh Utara Nikmati Program MBG

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:20 WIB

Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:09 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman

Berita Terbaru

Personel lalu Lintas Polri saat melakukan apel (Foto: Sumber Net)

Headline

Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:20 WIB