Tepis Sentimen Negatif Kelompok Wahabi dan Salafi, Iran Tunjukan Ketangguhan Sebagai Negara Peradaban

- Editor

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan pencakar langit di Tel Aviv Israel hancur terkena rudal Iran (Foto: Ist)

Bangunan pencakar langit di Tel Aviv Israel hancur terkena rudal Iran (Foto: Ist)

TEHERAN, Mediakarya – Komandan Korps Saheb al-Amr dalam struktur militer Iran, Mayor Jenderal Rostamali Rafiei Atani, melontarkan pernyataan yang berani dan penuh percaya diri menanggapi dinamika konflik yang terjadi dengan Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya yang disiarkan secara luas, ia menyatakan secara tegas bahwa Amerika Serikat melakukan kesalahan yang mencoba menguji kekuatan pasukan tentara Persi di medan tempur darat.

“Kami berharap Amerika Serikat melakukan kesalahan dengan mencoba menguji kekuatannya di medan darat. Mereka telah dikalahkan sepenuhnya di laut dan di udara, dan kami sangat berharap mereka mau mencoba nasibnya serta menguji kemampuan mereka dalam pertempuran di darat juga,” ungkap Rostamali Rafiei sebagaimana dikutip dari IraninArabic, Ahad (3/5/2026)

Pernyataan ini mencerminkan keyakinan tinggi dari pihak militer Iran atas kemampuan pertahanan dan kekuatan tempur yang dimilikinya. Menurutnya, dalam berbagai pertempuran atau bentrokan yang telah terjadi selama ini, kekuatan militer Amerika Serikat tidak mampu mencapai tujuan yang diharapkan dan harus menerima kekalahan di kedua medan utama, baik di perairan maupun di udara.

Oleh karena itu, ia menantang pihak Amerika Serikat untuk berani melancarkan serangan atau invasi melalui jalur darat, yang diyakini akan berakhir dengan hasil yang sama buruknya bagi pihak lawan.

Dia menegaskan bahwa wilayah Iran memiliki kondisi geografis yang sangat menguntungkan bagi pihak pertahanan, serta pasukan Iran telah memiliki persiapan yang matang, strategi yang teruji, dan semangat juang yang tinggi.

Seperti diketahui, medan darat Iran menjadi tempat yang paling berbahaya dan sulit bagi pasukan asing untuk beroperasi. Pernyataan tegas ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan dan pertempuran yang terus berlangsung di berbagai kawasan strategis.

Baca Juga:  Mendagri Optimistis IKN Mampu Dongkrak Pembangunan di Kalimantan Timur

Pihak militer Iran berulang kali menegaskan kesiapannya menghadapi segala bentuk serangan, serta meyakini bahwa setiap tindakan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat hanya akan berakhir dengan kerugian besar.

Para pengamat menilai pernyataan ini sebagai bentuk strategi psikologis militer untuk menunjukkan keberanian dan kesiapan, sekaligus memperingatkan pihak Amerika Serikat agar tidak sembarangan mengambil keputusan yang berisiko tinggi.

Di sisi lain, pernyataan ini juga menunjukkan bahwa ketegangan di antara kedua negara masih sangat tinggi dan kemungkinan eskalasi konflik masih tetap ada.

Sentimen Kelompok Wahabi dan Salafi Indonesia Terhadap Iran

Sementara itu, isu mengenai posisi sebagian kalangan Wahabi atau Salafi di Indonesia terkait konflik AS-Israel dan Palestina cukup kompleks dan sering memicu perdebatan. Beberapa poin penting yang menonjol.

Terdapat analisis yang menuding sebagian penganut Wahabi di Indonesia bersikap hipokrit atau meremehkan isu Palestina, bahkan menyebut dukungan terhadap Palestina sebagai “gimmick” atau pengaruh Syiah.

Sebagian tokoh Salafi di Indonesia dikritik karena menyamakan posisi Iran dan Israel, atau bahkan menunjukkan kecenderungan mendukung narasi yang kontra terhadap faksi-faksi yang didukung Iran di Palestina.

Kritik juga muncul terkait fatwa-fatwa dari kalangan Wahabi Saudi, yang terkadang digunakan sebagai acuan, di mana sebagian pihak kecewa jika zakat atau dukungan diarahkan pada posisi yang berseberangan dengan kubu yang melawan AS dan Israel, khususnya dalam konteks konflik dengan Iran.

Penting untuk dicatat bahwa pandangan ini mungkin tidak mewakili seluruh individu yang diidentifikasi sebagai Wahabi atau Salafi di Indonesia, dan posisi mereka seringkali dipengaruhi oleh sentimen anti-Syiah yang kuat, di mana kelompok seperti Hamas seringkali dianggap memiliki kedekatan dengan Iran.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung
Banyak ‘Gus’ Terseret Korupsi, LPKAN Minta Gelar Dicopot Jika Masuk Pemerintahan
Insannul Kamil Tinjau Wind Tunnel Terbesar di Tiongkok, Dorong Transfer Teknologi untuk Industri Konstruksi RI
Kabar Duka, Politiso PDIP dan Seniman Besar Guruh Soekarnoputra Tutup Usia
Desak Trah Soeharto Selamatkan Golkar, GNK: Jika Dibiarkan Bisa Jadi Partai Gurem Seperti PPP
Heboh Apartemen Mewah di Dalam Lapas Cibinong, LPKAN: Ini Bisnis Oknum Petugas!
Persoalan Tanah Sejak 2017, G Nyoman Tio Rae Tempuh Jalur Hukum ke Mabes Polri
Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:53 WIB

Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung

Senin, 28 September 2026 - 08:23 WIB

Insannul Kamil Tinjau Wind Tunnel Terbesar di Tiongkok, Dorong Transfer Teknologi untuk Industri Konstruksi RI

Sabtu, 26 September 2026 - 08:45 WIB

Kabar Duka, Politiso PDIP dan Seniman Besar Guruh Soekarnoputra Tutup Usia

Sabtu, 26 September 2026 - 08:03 WIB

Desak Trah Soeharto Selamatkan Golkar, GNK: Jika Dibiarkan Bisa Jadi Partai Gurem Seperti PPP

Jumat, 25 September 2026 - 11:20 WIB

Heboh Apartemen Mewah di Dalam Lapas Cibinong, LPKAN: Ini Bisnis Oknum Petugas!

Berita Terbaru