Ilyas Indra Ingin Kembalikan Organisasi KNPI Sesuai Khitahnya

- Editor

Jumat, 15 April 2022 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komite Nasional Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) hasil Kongres Luar Biasa Lombok, Ilyas Indra saat memberi sambutan.

Ketua Komite Nasional Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) hasil Kongres Luar Biasa Lombok, Ilyas Indra saat memberi sambutan.

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Komite Nasional Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) hasil Kongres Luar Biasa Lombok, Ilyas Indra menegaskan bahwa dirinya ingin mengembalikan organisasi pemuda kepada khitahnya.

Ilyas mengaku miris dengan organisasi KNPI yang saat ini pecah menjadi beberapa bagian. Hal itu diduga lantaran organisasi pemuda itu kerap dieksploitasi oleh kepentingan politik maupun kekuasaan.

Padahal kata dia, organisasi KNPI sebagai generasi penerus bangsa Indonesia di masa mendatang harus dapat mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional yang harus memiliki modal dasar.

“Yaitu pemuda harus mampu disebut sebagai agent of change (agen perubahan) dan agent of social control (agen pengawas sosial) yaitu kekuatan moralnya dalam berjuang karena pada intinya apa yang dibuat adalah semata–mata berlandaskan pada gerakan moral yang menjadi idealismenya dalam berjuang,” jelas Ilyas dalam keterangannya, Jumat (15/4/2022).

Kata Ilyas, pemuda merupakan suatu potensi bagi negara sebagai armada dalam kemajuan bangsa. Peran pemuda sangat penting dalam mengisi pembangunan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Untuk itu, organisasi pemuda harus terbebas dari kepentingan politik atau golongan. Sebab, organisasi KNPI merupakan wadah berhimpun organisasi pemuda yang harus menjadi garda terdepan dalam rangka mengawal cita-cita proklamasi dalam bingkai NKRI.

“Saat era globalisasi seperti sekarang peran pemuda dan mahasiswa sangat berpengaruh terhadap bangsa. Baik dalam lingkup ilmu pengetahuan, etika, para mahasiswa yang akan merubah status suatu bangsa,” jelasnya.

Baca Juga:   KNPI dan FKPPI Siap Bersinergi Bantu Pemerintah Dalam Penanganan Covid-19

Sebagaimana yang pernah diungkapkan Bung karno “Beri aku sepuluh pemuda maka akan ku guncangkan dunia”, yang menegaskan betapa pentingnya peran pemuda dalam kemajuan bangsa dan negara.

“Baik buruknya suatu negara dilihat dari kualitas pemudanya, karena generasi muda adalah penerus dan pewaris bangsa dan negara. Generasi muda harus mempunyai karakter yang kuat untuk membangun bangsa dan negaranya, memiliki kepribadian tinggi, semangat nasionalisme, berjiwa saing, mampu memahami pengetahuan dan teknologi guna bersaing secara global,” ucapnya.

Oleh karena itu, sebagai Ketum KNPI yang dipilih secara demokratis, Ilyas Indra terus mengedukasi dan mengajak pemuda kembali pada tujuan awal yaitu pemuda harus mandiri tanpa diintervensi oleh kelompok manapun.

Sebagai upaya mengembalikan khitah pemuda, Ilyas mengaku tidak henti-hentinya untuk mengajak pemuda kembali bersatu. Di antaranya melalui “Kongkow Ramadhan Diskusi Kebangsaan Pemuda”.

“Mahasiswa dan pemuda harus mengambil peran dalam pesta demokrasi 5 tahun yaitu pemilu 2024 mendatang. Namun demikian pemuda harus cerdas dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” kata Ilyas.***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat
DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG
Elektabilitas Golkar Disalip Gerindra dan PDIP, Inisiator GNK: Saatnya DPP Berbenah
Jelang Musda, Internal Golkar Kota Bekasi Memanas, Etos Indonesia: Jangan Beri Ruang Politisi “Bar-Bar’ Tumbuh
Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan
Tempat Tinggalnya Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga, Kapolda Jateng Tuntut Keadilan
Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan
Rayakan HUT Ke-25 Tahun di Senayan, Oki Fahreza Pastikan Demokrat Solid Dukung Pemerintahan Prabowo

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:19 WIB

Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat

Sabtu, 12 September 2026 - 04:46 WIB

DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG

Jumat, 11 September 2026 - 17:10 WIB

Elektabilitas Golkar Disalip Gerindra dan PDIP, Inisiator GNK: Saatnya DPP Berbenah

Jumat, 11 September 2026 - 10:22 WIB

Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan

Kamis, 10 September 2026 - 22:35 WIB

Tempat Tinggalnya Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga, Kapolda Jateng Tuntut Keadilan

Berita Terbaru

Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) Foto: dok. Aditiya/Mediakarya

Ekonomi & Bisnis

DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 04:46 WIB