Perkembangan Teknologi Geser Sektor Bisnis ke Era Digital Entreprenuership

- Editor

Selasa, 19 Juli 2022 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Pemanfaatan Internet Untuk Kewirausahaan Digital, yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (18/7/2022).

Webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Pemanfaatan Internet Untuk Kewirausahaan Digital, yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (18/7/2022).

JAKARTA, Mediakarya – Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat cepat di era 4.0 membuat sektor bisnis bergeser ke era digital entreprenuership. Demikian mengemuka dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Pemanfaatan Internet Untuk Kewirausahaan Digital, yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (18/7/2022).

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid sebagai keynote speaker, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dan Co-Founder and CEO Depatu, Angeline Tanty sebagai narasumber.

Menurut Meutya Hafid, pemanfaatan internet di era digital entrepreneurship sangat membantu dan berperan strategis bagi para entrepreneuer muda. “Sebagai pendorong inovasi dan kemandirian masyarakat, hal ini juga bisa sebagai indikator keunggulan dan daya saing negara,” ujarnya.

Politisi perempuan Partai Golkar itu mengatakan pengadopsian teknologi internet di era pandemi Covid-19 pada berbagai bidang sangat diperlukan agar bisa melanjutkan kembali kegiatan dan aktifitas yang terhenti seperti aktifitas ekonomi.

DPR sendiri lanjut Meutya Hafid terus mendorong pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk berpartisipasi aktif dalam melalukan pelatihan-pelatihan yang meningkatkan kemampuan para wirausaha seperti para pelaku UMKM dalam mengoptimalkan ruang digital guna meningkatkan transaksi dan nilai usahanya.

Di tempat yang sama, Co-Founder and CEO Depatu, Angeline Tanty mengatakan perkembangan perusahaan starup dalam era digital saat ini kian meningkat. Meski begitu, saat memulai bisnis startup kita perlu melakukan riset terlebih dahulu jika tak ingin kalah saing.

Baca Juga:  UMKM Diyakini Akan Jadi Penopang Ekonomi Digital

Tak dapat dipungkiri juga, lanjut Angeline Tanty, tantangan berbisnis startup juga banyak, bisa berupa modal usaha, loyalitas tenaga kerja, dan pengetahuan tentang berbagai hal.

“Orang yang ingin masuk startup itu orang yang ingin belajar. Orang yang mau belajar itu tidak pilih-pilih. Kami harus mandiri, humble, tantangan bisnis startup itu banyak, ada hukumnya, legalnya gimana, pajak, kami konsultasi untuk mendirikan startup ini dan kita harus banyak belajar. Dengan membaca, ketemu orang, kita jadi banyak belajar,” katanya.

Di tempat yang sama, Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan mengatakan pesatnya peran teknologi semakin terpacu dengan adanya pandemi Covid-19 mendorong semua pihak untuk berinteraksi dan melakukan berbagai aktivitas di ruang digital.

“Kondisi ini menunjukkan kita berada di era percepatan transformasi digital,” kata Semuel.

Ia menilai pandemi Covid-19 telah mengubah cara masyarakat dalam beraktivitas di berbagai lini kehidupan. Hal inilah yang mempertegas bahwa sedang terjadi era disrupsi teknologi. Oleh karena itu, pemerintah tengah menyiapkan SDM Indonesia dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini.

“Mari kita membawa perubahan positif untuk Indonesia yang lebih baik, kita ciptakan inovasi-inovasi berkualitas dengan mengembangkan talenta dan memaksimalkan potensi masyarakat Indonesia. Bersama kita bisa melalui pandemi, tetap semangat dan salam literasi digital,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Selasa, 22 September 2026 - 22:48 WIB

Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB