Kerap Dituding Sebagai Bapak Intoleran, Tokoh Kristiani Ini Bongkar Siapa Anies Baswedan

- Penulis

Senin, 13 Maret 2023 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Ist)

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh lawan politiknya seringkali dinarasikan sebagai sosok yang intoleran dan sebagai bapak politik identitas.

Namun berbagai tuduhan dan serangan lawan politiknya tidak pernah diladeni dengan serius oleh mantan orang nomor satu di DKI Jakarta itu.

Tudingan dirinya sebagai sosok yang intoleran justru dibantah Pendeta Shepard Supit. Bahkan tokoh Kristiani itu membongkar kisah yang tak pernah diekspose tentang Anies Baswedan.

Kisah tersebut merupakan momen ketika Anies membuat seisi gereja menangis karena memperjuangkan IMB Gereja yang selama bertahun-tahun dan berganti kepemimpinan Gubernur tak pernah didapatkan.

Menurut Pendeta Supit, saat itu setelah dilakukan pengecekan dan validasi oleh Timnya, Anies memutuskan bahwa IMB sebuah Gereja harus diterbitkan dan diberikan segera, namun sesaat sebelum IMB diberikan, ada pihak yang tak setuju dan menolak.

“Satu ketika akan diresmikan, Anies laksanakan (Memberikan IMB), tetapi ketika akan diresmikan hari ini ada keberatan dari warga setempat,” jelasnya.

Baca Juga:  Kerap Dijuluki Bapak Politik Identitas, Pemuda Katolik Ini Belain Anies

Pada situasi yang demikian, Pendeta Supit mengungkapkan Anies memilih turun langsung menyelesaikan gesekan yang terjadi dengan berdialog dengan pihak yang menolak.

Sebagaimana dilansir dari Wartaekonomi, kemampuan Anies berdialog dengan berbagai pihak itulah yang pada akhirnya membuat IMB gereja yang puluhan tahun tak diberikan, namun pada kepemimpinannya bisa terbit.

“Singkat cerita, dia turun langsung dan reda yang menjadi ganjalan-ganjalan bisa terhubungkan lagi. Pak Anies seorang Gubernur dia turun tak sekadar wacana… dia berdialog dan terjadilah kesepakatan, akhirnya kami balik dan memberikan itu IMB ke Gereja GPIB Pelita yang 40 tahun tak dapat izin,” jelasnya.

Bahkan, Pendeta Supit mengungkapkan dengan apa yang diperjuangkan Anies membuat seisi gereja mulai dari pendeta dan jemaatnya menangis haru.

“Saya kalau bicara ini emosional juga, terharu karena saat itu pendeta dan majelis nangis semua, mereka tidak menduga dan kaget,” tambah sosok yang juga tergabung dalam Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) tersebut. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

TP PKK Jakarta dan PAM JAYA Gratiskan Khitan untuk 2.000 Anak di Momen HUT Jakarta ke-499
Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, BPKN Minta PLN Transparan dan Benahi Sistem
Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit
Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Dipeluk, Bukan Dipukul
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:44 WIB

TP PKK Jakarta dan PAM JAYA Gratiskan Khitan untuk 2.000 Anak di Momen HUT Jakarta ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:40 WIB

Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, BPKN Minta PLN Transparan dan Benahi Sistem

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:02 WIB

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:29 WIB

Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

Berita Terbaru

Adi Suparto: Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik

Headline

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Jun 2026 - 22:02 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB