Sejumlah Anggota DPRD DKI Bakal Dipanggil KPK

- Penulis

Jumat, 17 Maret 2023 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi Pemberantasan Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi

JAKARTA, Mediakarya – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta untuk diperiksa.

Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri mengatakan pemanggilan tersebut terhadap anggota DPRD DKI sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan lahan di Kelurahan Cakung, Kecamatan Pulogebang, Jakarta Timur Tahun 2018-2019.

Pengamat politik Ujang Komarudin meyakini KPK bakal menetapkan tersangka baru terkait dengan kasus tersebut.”KPK pastinya akan bekerja profesional. Termasuk dalam menetapkan tersangka baru,” ujar Ujang.

Hanya saja, untuk menetapkan tersangka baru. KPK pastinya akan menelisik lebih dalam keterlibatan pihak-pihak yang sudah menjalani pemanggilan.

“Kalau sudah terbukti, KPK tidak akan ragu. Sebaliknya KPK akan membebaskan jika tidak terbukti. Dan saya yakin KPK tidak akan pandang bulu dalam menetapkan tersangka baru,” imbuhnya.

Di tengah proses pemanggilan sejumlah anggota DPRD DKI, kabar yang beredar jika anggota DPRD menjalani plesir ke daratan Eropa, Amerika dan Asia.

Baca Juga:  KPK Ajukan Kasasi Atas Putusan Terhadap Aa Umbara

Keberangkatan sejumlah anggota DPRD DKI itu sejak pekan lalu. Tak ayal, jika pada paripurna yang digelar tiga hari berturut-turut kursi ruang paripurna terlihat kosong melompong.

“”Iya mas masih pada kunker,” ujar salah seorang staf DPRD DKI.

Seperti diketahui, Wakil Ketua DPRD DKI, M Taufik dan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Agus Himawan Widiyanto kembali dipanggil.

Kemudian, staf pada Sekretariat Komisi C DPRD Provinsi DKI Jakarta bernama Safruddin; Senior Manajer Divisi Keuangan dan Akuntansi Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Mohamad Wahyudi Hidayat

Lalu, Sekretaris DPRD Provinsi DKI Jakarta bernama Firmansyah dan Pegawai Perumda Pembangunan Sarana Jaya bernama Yulia Afifah Noerjannah.

Adapun Taufik sebelumnya juga pernah diperiksa sebagai saksi mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles Pinontoan pada Kamis (8/9/2022). (Ian)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

DPP GRIB Jaya Dampingi Ahli Waris Klaim Kembali Lahan yang Dikuasai PT Arjuna, Buka Ruang Mediasi
Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
Niko Kilykily dan Grib Jaya Bela pengembalian Hak Tanah Ahli Waris Atas Club De Arjuna
IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa
Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional
BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:28 WIB

DPP GRIB Jaya Dampingi Ahli Waris Klaim Kembali Lahan yang Dikuasai PT Arjuna, Buka Ruang Mediasi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:48 WIB

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55 WIB

Niko Kilykily dan Grib Jaya Bela pengembalian Hak Tanah Ahli Waris Atas Club De Arjuna

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:59 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Berita Terbaru