Polemik Wacana Pergantian Pj Bupati Bekasi, Masyarakat Minta Deni Ramdan Agar Dipertahankan

- Penulis

Selasa, 4 April 2023 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan.

KABUPATEN BEKASI, Mediakarya  – Polemik terkait dengan desakan dari beberapa elemen masyarakat agar Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan segera dicopot dari jabatannya semakin bergulir. Dalam konteks kebebasan berpendapat, hal itu dinilai sangat wajar.

Karena kebebasan menyampaikan pendapat dibenarkan oleh undang-undang. Namun demikian, seiring dengan polemik yang berkembang di masyarakat, banyak kalangan juga yang mengapresiasi prestasi dan kinerja Pj Bupati tersebut.

Salah satunya diungkapkan masyarakat Kabupaten Bekasi yang juga praktisi hukum, Abdul Chalim. Menurut dia PJ Bupati sudah berhasil melakukan beberapa  pembangunan fisik di kabupaten Bekasi.

“Kedepannya diharapkan juga Pj Bupati dapat mengawal pembangunan Islamic Center Kabupaten Bekasi yang sempat mangkrak dari peninggalan Bupati Bekasi lama yang berlokasi di Gabus Kecamatan Tambun Utara,” ujar Chalim dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Selasa (4/4/2023).

Pasalnya, kata Chalim, sudah terlanjur uang miliaran rupiah digelontorkan untuk pembangunan Islamic Center sebagai salah satu ikon pemerintahan Kabupaten Bekasi, namun karena kebijakan politik dan pemerintahan sehingga pembangunan Islamic Center itu belum berjalan normal kembali.

“Tidak ada alasan lagi Pj Bupati dan beberapa komunitas masyarakat Bekasi  bersatu padu untuk melanjutkan pembangunan Islamic Center Kabupaten Bekasi tersebut,” ungkapnya.

Chalim mengatakan, meski dilahirkan bukan hasil Pilkada, Dani Ramdan dinilai mampu mengamankan roda pemerintahan di Kabupaten Bekasi dengan baik.

Pj Bupati adalah tenaga profesional yang ditugaskan oleh gubernur Jawa Barat karena adanya kekosongan kepemimpinan akibat sistem yang ada. Gubernur Jawa Barat menempatkan petugas yang profesional dari kalangan birokrat alias bukan dari unsur partai politik.

Baca Juga:  Pemkot Bekasi Akan Tindak Tegas ASN Nakal Yang Ganti Plat Dinas Dengan Plat Pribadi

“Bisa dipastikan bupati dari unsur birokrasi akan lebih objektif dan profesional dalam menjalankan dan menata pemerintahan di Kabupaten Bekasi sekalipun ada kelemahan dan kekurangan merupakan hal yang lumrah, selama tidak melanggar hukum,” ungkapnya.

Oleh karenanya, Chalim memandang perlu bahwa Dani Ramdan layak dipertahankan dan melanjutkan jabatannya sebagai Pj Bupati Bekasi dalam rangka mengisi kekosongan di periode selanjutnya.

Karena bila PJ Bupati diisi oleh unsur birokrasi setempat (PNS Kab Bekasi) tidak bekerja maksimal karena  dikhawatirkan syarat dengan kepentingan politik yang dimanfaatkan oleh politisi lokal.

“DPRD Kabupaten Bekasi sah-sah saja mengajukan calon PJ Bupati karena itu merupakan hak prerogatif lembaga legislatif setempat,” tuturnya.

Kendati demikian Chalim juga mempertanyakan soal adanya wacana DPRD yang mengusulkan 3 nama PNS sebagai pengganti Dani Ramdan.

“Memakai mekanisme apa sehingga DPRD mengajukan 3 PNS sebagai pengganti Pj Bupati, jangan sampai ketiganya itu hanya menjadi kepanjangan tangan partai politik tertentu. Untuk itu masyarakat harus kritis terkait dengan hal itu,” tegas Chalim.

Pihaknya juga berharap agar PJ Bupati Bekasi tetap diisi pejabat dari unsur birokrasi pemerintahan Provinsi Jawa Barat (Dani Ramdani-red).

“Karena memang sudah terbukti selama memimpin Kabupaten Bekasi terlihat kondusif serta roda pembangunan berjalan dengan baik. Termasuk komunikasi dengan  beberapa elemen masyarakat,” katanya. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jelang 5 Abad Jakarta, Mbak Yuke Berharap Masyarakat Tetap Optimis Hadapi Tantangan
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak
H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi
BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi
Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WIB

Jelang 5 Abad Jakarta, Mbak Yuke Berharap Masyarakat Tetap Optimis Hadapi Tantangan

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00 WIB

Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:37 WIB

Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:27 WIB

H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Berita Terbaru