Home / DKI

Genjot Tekhnologi RDF di Bantar Gebang, Dinas LH Disarankan Tambah SDM dan Perluas Lahan

- Editor

Jumat, 15 September 2023 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Pengolahan sampah dengan tekhnologi refused decided fuel (RDF) yang saat ini sedang digenjot Pemprov DKI terus mendapat perhatian berbagai kalangan.

Hal itu mencuat dalam pemandangan umum fraksi-fraksi tentang raperda tentang perubahan APBD 2023 di DPRD DKI Jakarta.

Sekretaris fraksi Partai Golkar DPRD DKI, Judhistira Hermawan mengungkapkan fraksi Golkar mendorong Pemprov DKI Jakarta mengoptimalisasi pengolahan sampah dengan tekhnologi refused decided fuel (RDF) yang ada di TPST Bantar Gebang agar dapat memenuhi tercapainya target pendapatan daerah.

“Dimana dinas lingkungan hidup (LH) menargetkan RDF di Bantar Gebang berpotensi menghasilkan pendapatan sebesar Rp 54,9 Miliar per tahun dengan target produksi sebesar 700 ton per hari. Namun per hari ini baru mampu menghasilkan 100 ton per hari sejak beroperasi bulan Juni lalu,” ujarnya.

Oleh karena itu lanjut anggota komisi D ini fraksi partai Golkar meminta dinas LH secepatnya melakukan penambahan sumber daya manusia (SDM) untuk memenuhi target full capacity sesuai kontrak yakni 700 ton per hari.

Baca Juga:  Meski Ruangan Fraksi Lagi Direnovasi, Bunda Neneng Tetap Semangat Ngantor

“Kita minta dinas LH DKI segera menambah SDM untuk memenuhi target full capacity,” ungkapnya

Sementara itu, ketua umum Forum Peduli Jakarta (FPJ) IM menilai tekhnologi RDF yang saat ini harus didukung sarana dan prasarana yang memadai.

“Kalau memang Pemprov mau genjot tekhnologi RDF dalam pengolahan sampah ya harus didukung sarana dan prasarana yang memadai,’ ujarnya, Jumat (15/9).

Menurutnya, selain penambahan SDM, Pemprov DKI dalam hal ini dinas LH DKI harus menambah lahan agar teknologi RDF bisa dipusatkan di TPST Bantar Gebang.

“Bisa saja Pemprov DKI menambah atau memperluas lahan untuk memusatkan pengolahan sampah berteknologi RDF di Bantar Gebang saja. Sepertinya masih ada lahan di sekitaran TPST Bantar Gebang,’ bebernya.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
JUP Lakukan Perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Berikan Bantuan Air melalui Emergency Mobil Tangki Selama Periode Gangguan
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern
KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum
Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Bank Jakarta Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Dorong Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta
PT JUP Lakukan Perawatan IPA Hutan Kota, Pelanggan Diimbau Menyiapkan Cadangan Air Selama Pasokan Terganggu
Imigrasi Tanjung Priok Perkenalkan JANGKAR PRIOK, Inovasi Pengaduan Terintegrasi bagi Masyarakat
Mbak Yuke: Distamhut DKI Harus Percepat Penyediaan TPU Untuk Warga Kepulauan Seribu

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:17 WIB

Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 20 Juli 2026 - 22:05 WIB

JUP Lakukan Perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Berikan Bantuan Air melalui Emergency Mobil Tangki Selama Periode Gangguan

Senin, 20 Juli 2026 - 15:46 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:39 WIB

KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:00 WIB

Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Bank Jakarta Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Dorong Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta

Berita Terbaru