Kejuaraan Pacu Kuda Beri Dampak Positif Bagi Ekonomi Warga Bukittinggi

- Penulis

Minggu, 22 Oktober 2023 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUKITTINGGI, Mediakarya – Wakil Wali Kota Bukittinggi, Sumatera Barat Marfendi menilai kejuaraan pacu kuda piala gubernur yang digelar di Gelanggang Bukit Ambacang berdampak positif pada pergerakan ekonomi warga di dua daerah sekaligus, Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.

“Agenda tradisional pacu kuda ini harus sering diselenggarakan. Dampaknya pada pergerakan perekonomian warga khususnya aktivitas jual beli. Gelanggang Bukit Ambacang mewakili Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, jadi wajar sangat diminati,” katanya, di Bukittinggi, Minggu.

Ia mengatakan mayoritas warga Kota Bukittinggi sudah dikenal sebagai pedagang, sehingga pagelaran pacu kuda dimaksimalkan sebagai pasar tumpah dan pasar kaget.

“Perkiraan kami ada seratusan pedagang yang beraktivitas di acara ini. Setiap lomba wisata yang digelar mampu mendongkrak pemasukan warga. Ini terpenting untuk mewujudkan ekonomi hebat di Kota Bukittinggi, apalagi dengan tiket masuk gratis,” katanya.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat membuka acara pacu kuda pada Sabtu (21/10) menyampaikan hal yang sama.

Baca Juga:  Dugaan korupsi DD Tujuh Kampung Dalam Tahap Penyelidikan

Ia berharap dengan terselenggaranya kejuaraan selama dua hari akan berdampak terhadap pergerakan perekonomian masyarakat.

“Saya berharap sektor perekonmian masyarakat khususnya yang berjualan di acara alek pacu kuda mendapat rezeki yang berlimpah,” kata dia.

Gubernur juga meminta kegiatan pacu kuda di Gelanggang Bukit Ambacang bisa dijadikan kalender pariwisata Sumbar dan ditingkatkan sesuai standar nasional

“Kini panjang arena pacuan 800 meter, standar nasional adalah 1.400 meter. Itu artinya perlu penambahan arena pacuan sepanjang 600 meter lagi,” ujarnya, dilansir dari antara.

Pacuan kuda kali ini memperebutkan Piala Gubernur yang diikuti 60 ekor kuda dengan total hadiah Rp339 juta dengan jumlah race sebanyak 20 yang diadakan Sabtu sampai Minggu Oktober 2023.

Gelanggang Bukit Ambacang berada tepat di perbatasan Kota Bukittinggi dengan Kabupaten Agam.

Pada hari biasa juga dijadikan sebagai lokasi kunjungan wisatawan lokal dengan pemandangan arena berlatih kuda pacu dan kuda wisata. (sm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman
Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan
Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
ITPLN Genjot Akreditasi Unggul, Rektor Iwa Garniwa Pastikan Lulusan Siap Kerja di Era Transisi Energi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:09 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:51 WIB

Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB