Bawaslu Semarang Deklarasikan Kelurahan Antipolitik Uang

- Editor

Selasa, 31 Oktober 2023 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Mediakarya – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang mendeklarasikan kelurahan antipolitik uang untuk menolak segala bentuk praktik politik uang menghadapi Pemilihan Umum 2024.

“Bawaslu Kota Semarang akan terus mendorong kelurahan-kelurahan lain untuk berani mendeklarasikan kelurahan antipolitik uang,” kata anggota Bawaslu Kota Semarang Dwijaya Samudra Suryaman, dalam pernyataan di Semarang, Selasa.

Baru saja, Kelurahan Bendungan di Kecamatan Gajahmungkur mendeklarasikan sebagai kelurahan antipolitik uang, menyusul Kelurahan Meteseh di Kecamatan Tembalang yang sudah memeloporinya sejak pekan lalu.

Belasan kelurahan di Kecamatan Tembalang juga diinformasikan akan menyusul mendeklarasikan sebagai kelurahan antipolitik uang seiring Pemilu dan Pilpres 2024 yang semakin dekat.

Dampak dari politik uang, menurut dia, dapat merusak kedaulatan rakyat karena suara pemilih tidak lagi dihargai ketika rakyat memilih karena ada imbalan, dan bukan atas kehendaknya sendiri.

Selain itu, politik uang dapat melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah karena calon yang terpilih melalui politik uang belum tentu calon yang terbaik bagi rakyat.

Baca Juga:  Wapres Ma'ruf: Indonesia Terus Dorong Penghentian Pertempuran di Gaza

Deklarasi kelurahan anti politik uang itu memiliki program dan kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya politik uang, serta mendorong masyarakat untuk terlibat dalam pengawasan pemilu.

Melansir dari antara, di Kelurahan Bendungan, deklarasi dilakukan dengan pembacaan ikrar kelurahan antipolitik uang oleh seluruh peserta, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi.

Hadir pada kesempatan itu, anggota Bawaslu Kota Semarang, Camat Gajahmungkur, Lurah Bendungan, dan para ketua rukun warga (RW) setempat sebagai bentuk komitmen dukungan terhadap antipolitik uang.

Sementara itu, Camat Gajahmungkur Puput Widhiatmoko Hadinugroho mengapresiasi Bawaslu Kota Semarang, panwascam, dan panwaskel atas inisiatif deklarasi kelurahan antipolitik uang.

Ia mengimbau kepada para aparatur sipil negara (ASN) untuk tetap independen dan netral, serta mengimbau kepada masyarakat supaya jangan sampai terpengaruh dengan politik uang.

“Jangan sampai tergiur uang kemudian menggadaikan demokrasi kita. Praktek politik uang hanya akan meningkatkan peluang untuk korupsi. Tolong bersama kawal sehingga pemilu terselenggara dengan baik, adil, dan berkualitas,” katanya. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026
Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT
Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM
Haidar Alwi Sebut Kapolri Bawa Penegakan Hukum Karhutla Naik Kelas
Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi
Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci
Polemik HGU Cot Girek Memanas, Warga Tolak Ukur Ulang dan Desak Penyelesaian Sengketa Lahan
Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:51 WIB

Haidar Alwi Sebut Kapolri Bawa Penegakan Hukum Karhutla Naik Kelas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci

Berita Terbaru

Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik, Dr. Adi Suparto

Opini

Karpet Merah Bukan untuk Anak Petani

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:53 WIB

Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar (kiri) bersama dengan Direktur OT Group, Dr. Yosua Jap, (kanan)

Ekonomi & Bisnis

Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:05 WIB