PPP Dorong Kesejahteraan Guru Demi Kualitas Pendidikan Indonesia

- Editor

Sabtu, 25 November 2023 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus mendorong peningkatan kesejahteraan para guru agar kualitas pendidikan Indonesia terus membaik.

Juru Bicara DPP PPP Usman M. Tokan, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu, mengatakan guru merupakan salah satu ujung tombak pembangunan nasional dari sisi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Berkat kerja para guru inilah lahir para tokoh nasional serta pemimpin bangsa,” kata Usman.

Menurut dia, peran guru sangat sentral untuk mendidik dan mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas sejak dini, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), SD, SMP, hingga SMA.

“Kondisi para guru di Indonesia masih jauh dari sejahtera, bahkan pendapatan guru honorer jauh di bawah UMR (upah minimum regional) Rp785.000,” jelasnya.

Oleh karena itu, PPP mendorong peningkatan kesejahteraan guru, baik aparatur sipil negara (ASN) maupun honorer.

PPP juga sangat mendukung program yang diusung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD untuk memuliakan para guru melalui gaji layak.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo mengusulkan agar gaji guru mencapai Rp30 juta per bulan supaya para tenaga pendidik itu bisa hidup dengan layak.

“Saya membayangkan kalau guru kita masuk pertama, masih baru, gajinya Rp10 juta. Dugaan saya, orang pintar mau jadi guru. Kalau kemudian, sekian tahun, dia bisa (terima gaji) Rp20 juta; bisa (naik lagi menjadi) Rp30 juta. Tidak usah cerita Rp50 juta, Rp30 juta (gaji guru yang layak),” kata Ganjar seperti dikutip dari tayangan podcast, dilansir dari antara.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek); pada semester ganjil Tahun Ajaran (TA) 2022/2023 terdapat 3,3 juta guru di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  IPW Nilai Pengungkapan Kasus Tewasnya Brigadir J Lamban

Dari jumlah tersebut, sebanyak 43,83 persen atau 1,46 juta guru di antaranya mengajar SD; 669,04 ribu guru atau 20,07 persen mengajar SMP; 334,07 ribu guru mengajar SMA; dan 322,54 ribu guru atau 9,67 persen mengajar SMK.

Selain itu, ada pula 261,74 ribu guru mengajar TK; 166,88 ribu guru atau 5,01 persen mengajar di kelompok bermain (KB); dan 46,93 ribu guru atau 1,41 persen mengajar Satuan PAUD Sejenis (SPS).

Dari data serupa, tercatat pula 34,07 ribu guru atau 1,02 persen mengajar pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM); 26,85 ribu guru atau 0,81 persen mengajar sekolah luar biasa (SLB); 5,37 ribu guru mengajar taman penitipan anak (TPA); serta 5,26 ribu guru atau 0,16 persen mengajar sanggar kegiatan belajar (SKB). (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IPPS: Jangan Harap Kondisi Ekonomi dan Hukum Membaik Jika Menteri Warisan Joko Masih Bercokol di KMP
Kasus OTT Rektor Unsoed: Pemerintah Diminta Segera Lakukan Transformasi dan Audit Investigasi Jalur Mandiri PMB-PTN
BPKN RI Siap Dampingi Konsumen Terdampak Karhutla, Termasuk Penumpang Penerbangan yang Dirugikan 
Kiprah Jenderal Listyo Sigit tak Diragukan, GNK Ajak Masyarakat Objektif dalam Menilai Kinerja Kapolri
BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya
Karhutla Kian Meluas, Legislator Ini Sebut Kalimantan Seperti setengah ‘Neraka’
4 Tips Presentasi Menarik untuk Gaet Banyak Klien di Era 360 Marketing
RUU Penyiaran Diharapkan Tidak Batasi Kreativitas Para Kreator Digital

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:08 WIB

IPPS: Jangan Harap Kondisi Ekonomi dan Hukum Membaik Jika Menteri Warisan Joko Masih Bercokol di KMP

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Kasus OTT Rektor Unsoed: Pemerintah Diminta Segera Lakukan Transformasi dan Audit Investigasi Jalur Mandiri PMB-PTN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:31 WIB

BPKN RI Siap Dampingi Konsumen Terdampak Karhutla, Termasuk Penumpang Penerbangan yang Dirugikan 

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Kiprah Jenderal Listyo Sigit tak Diragukan, GNK Ajak Masyarakat Objektif dalam Menilai Kinerja Kapolri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:46 WIB

BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya

Berita Terbaru