2024, PAM Jaya Segera Bangun Jaringan Pipa Besar

- Editor

Senin, 27 November 2023 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin bersama Ketua Balkoters Sammy Edward Wattimena. (dri)

Dirut Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin bersama Ketua Balkoters Sammy Edward Wattimena. (dri)

JAKARTA, Media Karya-Perumda PAM Jaya sudah pasang target di 2024 mendatang. Rencananya PAM Jaya akan membangun jaringan pipa besar di badan jalan yang akan berdampak menggagu kelancaran lalu lintas di Jakarta.

Untuk itu kepada masyarakat DKI Jakarta agar sabar saat melintasi jalan yang terganggu akibat pembangunan insfrastriktur pipa air bersih tersebut.

“Mulai 2024 mendatang kami akan membangun jaringan pipa besar dan kecil sepanjang 1,1 juta km di ratusan titik di bahu jalan yang akan berdampak pada kemacetan lalu lintas. Kami melakukan sosialisasi ini agar masyarakat tahu, sehingga dapat mencari jalan alternatif menuju tujuannya,” ujar Direktur Utama (Dirut) PAM Jaya Arief Nasrudin kepada wartawan pada kesempatan media gathering di hotel Santika, Nusa Dua, Bali, akhir pekan lalu.

Kata Arief, pembangunan jaringan pipa besar itu bagian dari percepatan untuk mewujudkan target layanan 100 persen air bersih perpipaan di DKI Jakarta pada 2030.

“Ya sudah pasti kami akan berkoordinasi dengan SKPD terkait, Dirlantas Polri dan lain-lain agar meminimalisasi dampak kemacetan dan kesemrawutan di lokasi- lokasi pembangunan jaringan pipa air bersih itu,” beber Arief.

Jaringan pipa air bersih yang dibangun itu adalah jaringan baru menjangkau wilayah yang selama ini belum terkoneksi jaringan pipa, namun ada juga yang merevitalisasi jaringan lama yang sudah puluhan tahun umurnya.

Pembangunan jaringan pipa itu juga bagian dari upaya menekan angka kehilangan air atau Non Revenue Water ( NRW).

Baca Juga:  Fraksi PDIP Mediasi Keluhan Warga Apartemen Taman Rasuna

“Sampai akhir 2023 NRW kita masih 46 persen. Jadi kami berusaha menekan NRW hingga 30 persen saja pada 2030 nanti,” ungkap Arief.

Hadir dalam momentum konsulidasi dengan media itu, Ketua Dewan Pengawas (Dewas) M Arkan Hamzah, Sekretaris Herman Sukmadipura, dan para pejabat PAM Jaya.

Sementara itu, Direktur Pelayanan PAM Jaya Syahrul Hasan menambahkan, percepatan target 100 persen layanan air bersih di Jakarta terus dilakukan.

Namun untuk mewujudkan percepatan target ini, PR yang harus dikerjakan sangat berat. Tidak bisa dikerjakan sendiri oleh PAM Jaya, tetapi harus didukung oleh Pemerintah Pusat, Pemprov DKI Jakarta, DPRD dan seluruh pihak.

“Tidak hanya mewujudkan 100 persen layanan air bersih, tetapi kami komit memberikan kualitas layanan air bersih sesuai Permenkes 492 tahun 2014,” kata Syahrul.

Arkan Hamzah menambahkan, kinerja Direksi dan seluruh karyawan PAM Jaya di bawah pimpinan Dirut Arief Nasrudin sudah baik, namun PR kedepan tidak ringan.

“Kinerja Direksi PAM Jaya sudah baik, tetapi ke depan PR kita semakin berat. Semua harus kerja pontang- panting lebih keras lagi untuk percepatan pencapaian target 100 persen air bersih di Jakarta,” kata M Arkan Hamzah.

Ia menyatakan bahwa kerja baik yang sudah dan akan dilakukan Direksi PAM Jaya telah dilaporkan kepada Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

“Pak Pj Gubernur merespon baik laporan saya tentang kinerja direksi PAM Jaya ini,” ucap M Arkan. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ribuan Anthurium Terbang ke Philipina Tiap Bulan, Stok Petani Tanaman Hias Karanganyar Menipis
Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Adhi Industri Siap Kawal Program Waste to Energy Pemerintah
Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi
BPKN Desak Penindakan Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Konsumen Harus Dilindungi
Sekolah dan Guru Adu Inovasi AI di Acer Smart School Awards 2026, Hadiah Rp600 Juta
Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh
Perkuat Perlindungan Wisatawan dan Pariwisata Nasional, BPKN Dukung Asuransi Wajib Turis Asing

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:32 WIB

Ribuan Anthurium Terbang ke Philipina Tiap Bulan, Stok Petani Tanaman Hias Karanganyar Menipis

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Selasa, 22 September 2026 - 07:44 WIB

Adhi Industri Siap Kawal Program Waste to Energy Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 17:05 WIB

Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi

Jumat, 18 September 2026 - 08:06 WIB

BPKN Desak Penindakan Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Konsumen Harus Dilindungi

Berita Terbaru