Gelar Sparring Day, Ketum WMMAF Berharap Pemerintah Dapat Memperhatikan Cabor Beladiri

- Editor

Minggu, 17 Desember 2023 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya  – Word MMA Federation (WMMAF-INA) Indonesia menggelar Sparring Day dengan ruleset Striking, MMA dan Grappling Absolute yang diselenggarakan di Camp Dragon, Jl. Ciremai Raya, kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan pada Minggu (17/12/23).

Ketua umum WMMAF Indonesia Linson Simanjuntak, menuturkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mencari bibit muda atlit beladiri khususnya MMA.

“Memang untuk sekarang ini saya memperhatikan olahraga mixed martial art ini sangat berkembang pesat, sehingga saya akan coaching clinic juga tentang MMA, memberikan juga pengetahuan juga tentang MMA sehingga nanti bisa berkompetisi, seperti yang pernah saya lahirkan di ajang dunia,” katanya.

Nampak hadir juga Presiden WMMAF Asia, Opniel Untung, pembina Muaythai Kota Bekasi Ariyes Budiman, serta perwakilan dari organisasi Bela Negara.

Kegiatan diawali dengan penyerahan pataka dari Presiden WMMAF Indonesia Opniel Untung kepada pengurus WMMAF Indonesia.

Ada 24 partai dengan jumlah peserta 50 orang atlit yang bertanding dari katagori Striking, MMA maupun Grappling Absolut. Para pemenang berhak mendapatkan medali emas serta piagam penghargaan.

Baca Juga:  Kota Bekasi Raih Anugerah Paritrana Awards 2020

Dalam event itu dipertandingkan antara lain kelas MMA 65 kg, Striking 95 kg, striking 65 kg, Grappling Absolut serta Grappling 75 kg.

“Memang kebanyakan tadi itu dari dojo-dojo wilayah masing-masing, mereka ingin menguji juga apa yang sudah di latih, begitu juga nanti kita akan melihat ke dojo-dojo juga apakah ini bisa dilihat ke tempat prestasi,”imbuhnya.

Iya juga berharap memang harus ada pemerintah memperhatikan anak bangsa ini karena kebanyakan tidak tahu bagaimana mengiplementasikan hobi atau prestasinya terutama pada cabang beladiri.

“Sehingga harus ada wadah untuk anak bangsa ini sehingga pemerintah harus memperhatikan ini, karena salah satu yang membanggakan negeri tentunya dengan olahraga,” tukasnya.

Sesuai dengan motto WMMAF Indonesia yaitu ‘Satu Jiwa Satu Tujuan Untuk Membangun Bangsa’, ingin menyatukan generasi muda yang peduli dengan nasib bangsa melalui beladiri. (Mam)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Laporkan Hasil Kajian ke KPK, NCW Bekasi Raya Soroti Pembangunan GOR Terpadu Kota Bekasi
Dinkes Nisel Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Usai Fasilitasi Rujukan Tiga Pasien ke Medan
Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
Jumat Berkah di Tol BSD, Bripka Taufan Bagikan Nasi Kotak kepada Sopir
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Laporkan Hasil Kajian ke KPK, NCW Bekasi Raya Soroti Pembangunan GOR Terpadu Kota Bekasi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Dinkes Nisel Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Usai Fasilitasi Rujukan Tiga Pasien ke Medan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”

Berita Terbaru