Baznas Diharap Bisa Kelola Dana Zakat Perusahaan BUMN

- Editor

Senin, 13 September 2021 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily

Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily

JAKARTA, Mediakarya – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) diminta dapat mengelola dana zakat di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Tadi kami sampaikan kalau perlu dengan BUMN nanti kami undang secara khusus untuk menyampaikan UPZ yang selama ini ada di BUMN itu larinya kemana. Karena itu menyangkut dana transparansi umat. BUMN sebagai lembaga negara seharusnya zakatnya juga di lembaga negara juga (Baznas). Itu dapat menggerakkan ekonomi masyarakat juga,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily pada Rapat Dengar Pendapat antara Komisi VIII DPR RI dengan Baznas, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (13/9/2021).

Ace juga meminta agar Baznas tidak kalah dengan laznas-laznas yang lain. “Kami ingin sekali bahwa Baznas dalam konteks pengumpulan zakatnya itu tidak kalah dengan laznas-laznas yang lain. Kalau perlu captive-nya Baznas pusat harus jelas, yaitu ASN dan pegawai BUMN,” lanjut Ace.

Baca Juga:  Kementerian PAN-RB Minta ASN Garut Implementasikan Nilai AKHLAK

Berkenaan dengan rencana penambahan anggaran Baznas, Ace Hasan turut mendukung agar lembaga yang mengelola zakat itu mendapat tambahan anggaran. “Kami tanpa diminta, bahkan mendorong penambahan operasionalnya menjadi 30 miliar,” ujar Ace.

Sementara itu, Ketua Baznas Noor Achmad dalam paparannya menyampaikan bahwa sejak Januari hingga Agustus 2021 telah mengumpulkan dana zakat, infak dan sedekah sebesar Rp373,646,407,826. Dana tersebut disalurkan ke berbagai bidang: Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Kemanusiaan dan Dakwah. (dji)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Diduga Ada Tekanan dari Istana
Fenomena Kepala Daerah Andalkan Medsos Jadi Sarana Pencitraan: Menara Pasir Popularitas Pemimpin Populis
PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas
Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”
Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar
TPS3R Prabu Recycle, Upaya Warga Kurangi Beban Sampah ke TPA Burangkeng
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:02 WIB

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Diduga Ada Tekanan dari Istana

Senin, 27 Juli 2026 - 08:48 WIB

Fenomena Kepala Daerah Andalkan Medsos Jadi Sarana Pencitraan: Menara Pasir Popularitas Pemimpin Populis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:58 WIB

PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:41 WIB

Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”

Berita Terbaru

Kantor Bank Indonesia  (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Diduga Ada Tekanan dari Istana

Senin, 27 Jul 2026 - 10:02 WIB

Ilustrasi (Foto: istiimewa)

Opini

Menakar Istilah “Londo Ireng” di Lingkungan Birokrasi

Senin, 27 Jul 2026 - 07:48 WIB