Sejumlah Pengamat Ingatkan Bakal Cakada Kota Bekasi Bersih Dari Masalah Hukum

- Editor

Kamis, 8 Agustus 2024 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi Publik,”Membangun Integritas Kandidat Bakal Calon Waikota Bekasi”, Rabu (7/8/2024).

Diskusi Publik,”Membangun Integritas Kandidat Bakal Calon Waikota Bekasi”, Rabu (7/8/2024).

 

BEKASI,MediaKarya: Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah di Kota Bekasi semakin memanas, masing-masing paslon mulai bergerak untuk untuk mempersiapkan diri.

Namun, di tengah pertarungan Pemilihan Walikota Bekasi. Direktur eksekutif Center for Budget Analisis (CBA) Ucok Sky Khadafi mengingatkan kepada para calon kepala daerah Kota Bekasi untuk berhati-hati. Apalagi, untuk para cakada yang mencalonkan kembali sebagai Walikota Bekasi.

“Sudah ada contoh, ada dua kepala daerah sebelumnya terjebak kasus hukum. Sekarang ini ada nama Tri Adhianto yang ikut mencalonkan diri kembali. Saran saya lebih baik Tri mengurungkan niatnya mencalonkan diri, karena di Bekasi ini sudah ada pakemnya,” kata Ucok Sky, saat diskusi Publik,”Membangun Integritas Kandidat Bakal Calon Waikota Bekasi”, Rabu (7/8/2024).

Ucok berpesan, agar Tri Adhianto lebih baik mengurus partai PDIP saja sebagai Ketua DPC Kota Bekasi. “Lebih baik mas Tri jadi ketua DPC PDIP Kota Bekasi saja, lebih baik mengurus partai dari pada mengurus warga bekasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Etos indonesia Siap Bantu KPK Ungkap Kasus Korupsi di Kota Bekasi

Sementara itu, Direktur ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah mengamini apa yang disampaikan Ucok Sky Khadafi. Ia mengatakan lebih baik Tri Adhianto fokus menyelesaikan masalah yang tengah ramai dilaporkan di KPK.

“Mas Tri lebih baik menyelesaikan permasalahan dia yang dilaporkan ke KPK, harus clear dulu,” ujar Iskandarsyah.

Lebih lanjut, Pakar Komunikasi Politik, Emrus Sihombing menuturkan apabila ada Cakada yang dilaporkan ke KPK, maka KPK harus segera merespon laporan tersebut.

“Jadi jika ada yang seperti itu, KPK harus segera merespon, selidiki kasusnya, apakah benar atau tidak laporan tersebut, karena ini akan menyangkut Integritas bakal calon tersebut,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu
Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Jangkau Milenial dan Gen Z, Film Ageman Jadi Media Edukasi Toleransi di UIN Raden Intan
Proses Terus Berjalan, Puspaga Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Seksual
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
Disnaker Kota Bekasi Bantah Ada Staffnya Terlibat Loker Bodong
Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:59 WIB

GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Jangkau Milenial dan Gen Z, Film Ageman Jadi Media Edukasi Toleransi di UIN Raden Intan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Proses Terus Berjalan, Puspaga Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Seksual

Berita Terbaru