LSM PMPRI Desak KPK Periksa Pemberi Upeti Mantan Sekda Kota Bandung

- Editor

Sabtu, 28 September 2024 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum PMPRI, Rohimat alias Joker..

Ketum PMPRI, Rohimat alias Joker..

BANDUNG, Mediakarya – Pasca ditahannya Ema Sumarna (Mantan Sekda Kota Bandung) bersama dengan beberapa Anggota DPRD Kota Bandung terkait kasus Bandung Smart City, LSM Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) mendesak KPK untuk mengusut sumber dana yang mengalir kepada Ema.

“Sebab aliran dana suap dari para pengusaha itu merupakan salah satu akar masalah kasus proyek bancakan yang terjadi di Kota Bandung,” kata Ketum PMPRI, Rohimat alias Joker kepada media ini, Sabtu (28/9/2024).

Joker menyebut, sebagaimana diungkapkan Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Asep Guntur Rahayu, bahwa Ema Sumarna saat menjadi Sekda Kota Bandung diduga kerap menerima setoran-setoran dari sejumlah dinas di Kota Bandung.

“Maka atas dasar tersebut kami meminta KPK untuk segera turun dan menyelidiki para penyetor upeti ke Ema Sumarna,” pinta Joker.

Baca Juga:  Ketua PMPRI: Uang Proyek Ijon di Kota Bekasi Diduga Mengalir Kepada Cakada Tertentu

Sebab, kata  Joker, bahwa kedudukan dalam kasus Tindak Pidana Korupsi, baik itu pemberi maupun penerima sama saja karna keduanya merupakan bagian dari kejahatan korupsi yang berujung pada kerugian negara.

Untuk itu, Joker kembali menegaskan agar KPK segera turun tangan dan memeriksa sejumlah kepala dinas di lingkungan Kota Bandung dan kontraktor pemberi upeti kepada mantan Sekda untuk segera diperiksa.

“Kami meminta KPK untuk memeriksa sejumlah kepala dinas di Kota Bandung dan para kontraktor yang sering melakukan setoran transaksi haram kepada Ema Sumarna segera diperiksa. Karena kasus suap menyuap dalam mendapatkan proyek APBD di Kota Bandung itu sudah menjadi rahasia umum,” pungkas Joker. (Asp M)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”
TPS3R Prabu Recycle, Upaya Warga Kurangi Beban Sampah ke TPA Burangkeng
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
Modus Sembako Murah, Seorang Wanita Tipu Puluhan Orang di Bekasi
Kebakaran Lahap Sebuah Rumah Di Bekasi, Seorang Lansia Tewas
Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun
Kasus Febrie Diduga Jadi Barter atas Pengusutan Mega Korupsi Program MBG
Begal Bawa Kabur Motor Pelajar Di Bekasi

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:41 WIB

Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:19 WIB

TPS3R Prabu Recycle, Upaya Warga Kurangi Beban Sampah ke TPA Burangkeng

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:17 WIB

Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:09 WIB

Modus Sembako Murah, Seorang Wanita Tipu Puluhan Orang di Bekasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:00 WIB

Kebakaran Lahap Sebuah Rumah Di Bekasi, Seorang Lansia Tewas

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono

Daerah

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:22 WIB