JAKARTA, Mediakarya – Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Bina Marga (DBM) sedang getol membangun jembatan penyebrangan orang (JPO). Untuk tahun 2025, dianggarkan sebesar Rp107 Miliar pembangunan JPO di 6 lokasi.
Anggota komisi D DPRD DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi mengungkapkan dirinya mengapresiasi rencana pembangunan 6 JPO di 2025. Namun, politisi muda PKS ini mengingatkan beberapa hal kepada DBM.
“Yang paling penting, setiap pembangunan JPO itu harus memenuhi unsur kenyamanan dan keselamatan bagi penggunanya, serta fasilitasnya ramah bagi penyandang disabilitas,” ujarnya saat berbincang dengan wartawan, Kamis (9/1/2025).
Hal lain yang juga menjadi sorotan politisi dapil Jakarta Timur adalah perawatan dari setiap JPO pasca diresmikan.
“Jadi jangan hanya pintar membangun tapi tidak bisa merawatnya. Akhirnya JPO cepat rusak,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Ghozi juga menyoroti anggaran yang dinilainya cukup besar untuk pembangunan 6 titik JPO.
“Untuk tahun ini anggarannya Rp107 miliar buat 6 JPO. Saya sudah menyampaikan ke teman-teman DBM dengan anggaran yang besar harusnya bisa dibangun JPO yang lebih banyak. Tapi tetap mengutamakan kualitas, kenyamanan, keselamatan dan estetikanya. Ini harus jadi atensi bagi jajaran DBM,” ungkapnya.
Sebagai informasi, pada 2024, Pemprov Jakarta meresmikan empat JPO di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2024).
Keempat JPO tersebut yakni, JPO Mas Mansyur di Karet Tengsin Jakarta Pusat, JPO Dewi Sartika di Condet Jakarta Timur, JPO Dukuh di depan SD 1 Dukuh, Jakarta Timur dan JPO Sunter Muara di Jalan Dana Sunter Barat Jakarta Utara.
Adapun pembangunan keempat JPO itu menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024 sebesar Rp70 miliar. (dri)










