Pentingnya Literasi Digital bagi Perempuan: Refleksi Hari Kartini dari Perempuan Bangsa

- Penulis

Senin, 21 April 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa menggelar diskusi bertajuk Yuk Belajar Literasi Digital secara daring dalam rangka memperingati Hari Kartini, Senin (21/4/2025). Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, yaitu Pemred IDN Times Uni Lubis dan aktivis literasi digital Rahma Arifa.

Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh dalam sambutannya mengurai alasan diskusi literasi tersebut. menurut dia, literasi sangat penting bagi kaum perempuan agar mereka terhindar dari ragam modus kekerasan di dunia digital.

“Kekerasan di dunia digital saat ini sangat luar biasa. Dan kita ingin membekali seluruh perempuan untuk mulai melek soal literasi digital. Bukan hanya menggunakan medsos hanya untuk mendapatkan informasi, tetapi juga dapat memberi informasi dan membentengi diri kita,” kata perempuan yang akrab disapa Ninik.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu berujar, Hari Kartini cukup dekat dengan literasi. Kaum perempuan Indonesia sepatutnya bersyukur lantaran dapat belajar literasi dari Kartini, di mana ia telah memberi contoh dengan mendobrak tradisi yang luar biasa, salah satunya adalah tradisi membaca.

“Saya berharap melalui kegiatan ini seluruh kader Perempuan Bangsa juga perempuan Indonesia secara umum bisa mendapatkan informasi yang memadai untuk kita bisa lebih melek pada masalah yang menimpa kaum perempuan,” tutur legislator asal Banyuwangi itu.

Uni Lubis secara khusus mengapresiasi diskusi pentingnya literasi bagi perempuan yang digagas Perempuan Bangsa. Menurut Uni, Perempuan Bangsa punya sosok yang selama ini sudah menggerakkan pentingnya literasi dan sering dia jadikan contoh, yaitu Nihayatul Wafiroh.

“Perempuan Bangsa menurut saya rasa sudah melakukan inisiatif yang sangat baik dan tepat dalam rangka Hari Kartini. Selamat Hari Kartini buat kita semua. (sosok) yang selalu saya jadikan contoh Mbak Ninik nih, bagaimana memanfaatkan media sosial dengan sangat baik, baik untuk mendapatkan input dan terutama untuk menyampaikan hasil-hasil kerja. Ini menurut saya patut untuk ditiru,” kata Uni.

Baca Juga:  Era Disrupsi Teknologi Butuh Kerja Sama Literasi Digital di Masyarakat

Uni menambahkan, literasi bagi kaum perempuan bukan sekedar bisa membaca dan menulis, tetapi juga memahami dan memilih sumber informasi. “Jadi lebih jauh lagi dari sekedar informasi. Bahkan bisa mengkomunikasikan. Jadi lebih dalam,” tuturnya.

Sementara itu, Rahma Arifa mendorong Perempuan Bangsa untuk lebih saring lagi menggelar diskusi dengan menghadirkan tokoh dari luar politik, terutama yang berlatar jurnalis dan juga aktivis. Menurut dia, Perempuan Bangsa sebagai sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) perlu mendapatkan input dari tokoh-tokoh di luar politik agar laju perjuangan politiknya lebih terarah dan terukur.

“Kita harus sering-sering nih belajar sama mbak Uni Lubis okey, kita harus sering-sering nih mengobrol dengan mbak Uni Lubis. Jadi sering-sering lah ya tante Nihayah kita diskusinya dengan kawan-kawan jurnalis dan juga kawan-kawan aktivis yang bergerak di luar politik, karena politik itu sangat-sangat-sangat butuh masukan dan juga pencerahan dari kawan-kawan di luar politik,” kata Rahma atau akrab disapa Rara.

Menurut Rara, literasi memainkan peran penting bagi setiap individu, terutama kaum perempuan. “Literasi digital harus dimulai dari literasi non digital. Contoh soal kekerasan digital, tentu akan tahu kalau itu kekerasan setelah memahami apa itu kekerasan,” pungkas Rara. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka
Eks Kepala BGN dan Wakilnya Resmi Tersangka, Begini Tanggapan Praktisi Hukum
Beri Delapan Catatan Penting dalam Tata Kelola MBG, BPKN Dukung Kepala BGN Baru
Presiden Prabowo Copot Tiga Pejabat Penting di BGN
Kompolnas Award 2026, Diberikan Kepada Satker Polri Dengan Kinerja Baik
Tak Hadiri Hari Lahir Pancasila, Pengamat Singgung Ketidakpatuhan Dirut BUMD Kota Bekasi
IKPPI Gelar Gema Pemuda 2026, Hidupkan Semangat Kongres Pemuda 1926 dan Persatuan Generasi Muda
Satgas Operasi Damai Cartenz Amankan Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:19 WIB

Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:08 WIB

Eks Kepala BGN dan Wakilnya Resmi Tersangka, Begini Tanggapan Praktisi Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:52 WIB

Beri Delapan Catatan Penting dalam Tata Kelola MBG, BPKN Dukung Kepala BGN Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:37 WIB

Presiden Prabowo Copot Tiga Pejabat Penting di BGN

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:22 WIB

Kompolnas Award 2026, Diberikan Kepada Satker Polri Dengan Kinerja Baik

Berita Terbaru

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB