Faradilla Yoshi Hidupkan Karakter Tasya di Sinetron Cinta di Bawah Tangan

- Editor

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Aktris cantik Faradilla Yoshi kembali mencuri perhatian lewat perannya dalam sinetron terbaru SCTV berjudul Cinta di Bawah Tangan. Dalam serial ini, ia dipercaya memerankan Tasya, sosok perempuan yang tangguh, vokal, sekaligus penuh rasa peduli terhadap orang-orang di sekitarnya.

Faradilla mengaku peran kali ini terasa berbeda dan menantang dibanding karakter yang pernah ia mainkan sebelumnya.

“Tasya itu protagonis, tapi nyablak dan berani. Banyak adegan yang benar-benar menguras emosi. Jujur, karakter ini jadi tantangan baru buat aku,” ungkap Faradilla Yoshi dalam konferensi pers virtual, Kamis (2/10/2025).

Wanita kelahiran 1993 ini mengatakan alasannya menerima tawaran sinetron Cinta di Bawah Tangan adalah karena karakter Tasya terasa segar dan berbeda.

“Ini karakter yang fresh banget. Aku belum pernah mainin tokoh kayak Tasya sebelumnya, jadi aku excited banget bisa mengeksplor kemampuan akting aku di sini,” ujarnya.

Sebagai sosok yang berani membela orang lain, Tasya kerap terlibat konflik. Bahkan, ada adegan ketika ia harus melawan preman demi sahabatnya.

“Dia itu care banget sama orang di sekitarnya. Ada adegan aku bela sahabat sampai harus berantem sama preman, itu bener-bener seru sekaligus menegangkan,” tambah Faradilla.

Baca Juga:  Aqeela Calista Berbagi Pengalaman Saat Main Sinetron 'Asmara Gen Z'

Tak hanya itu, konflik keluarga yang dialami Tasya juga membuat perannya semakin emosional. Salah satu scene paling berat adalah ketika Tasya mendapat perlakuan kasar dari ibu tirinya.

“Ada adegan aku dijambak sama mama tiri yang diperankan Mama Helsi (Herlinda). Sebelum take, beliau sempat minta maaf duluan. Pas syuting, jambakannya kenceng banget sampai setelah cut beliau langsung minta maaf lagi. Tapi menurutku itu pengalaman seru,” katanya sambil tertawa.

Lewat sinetron ini, Faradilla berharap karakter Tasya bisa memberi warna baru di dunia sinetron Indonesia. Ia juga yakin penonton akan mudah terhubung dengan sosok Tasya yang penuh keberanian namun tetap memiliki sisi rapuh sebagai seorang anak yang menghadapi konflik keluarga.

“Semoga penonton bisa relate sama perjuangan Tasya. Aku sih jatuh cinta sama karakternya,” tutup Faradilla.

Sinetron Cinta di Bawah Tangan menjadi salah satu tayangan drama keluarga terbaru yang diprediksi akan mencuri hati pemirsa berkat alur cerita penuh konflik emosional dan akting totalitas para pemainnya. (adt)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Meski Sudah Minta Maaf, PWI Tetap Laporkan Hotman Paris ke Polisi
Pakar Komunikasi: Advokat dan Wartawan Setara, Wajib Dihormati
Film Anak-Anak Bambu Tayang 23 Juli 2026, Elma Theana Bawa Misi Kepedulian untuk Anak Yatim
Yayasan Vardhana Nawasena Network Luncurkan Film Dokumenter Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua
Khanzania Ulya Qira Azzizah Siap Wakili Indonesia di Kompetisi Musik Internasional Seoul 2026
Perankan Polisi di Sebening Cinta, Rizky Nazar Hadapi Tantangan Baru
TENXI Rilis Album Liga Besar, Angkat Metafora Sepak Bola untuk Kisahkan Perjalanan Hidup dan Karier
Sinetron Asmara Gen Z Capai 500 Episode, Ini Harapan Para Pemain

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:29 WIB

Meski Sudah Minta Maaf, PWI Tetap Laporkan Hotman Paris ke Polisi

Senin, 20 Juli 2026 - 12:54 WIB

Pakar Komunikasi: Advokat dan Wartawan Setara, Wajib Dihormati

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:01 WIB

Film Anak-Anak Bambu Tayang 23 Juli 2026, Elma Theana Bawa Misi Kepedulian untuk Anak Yatim

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:28 WIB

Yayasan Vardhana Nawasena Network Luncurkan Film Dokumenter Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:14 WIB

Khanzania Ulya Qira Azzizah Siap Wakili Indonesia di Kompetisi Musik Internasional Seoul 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB

Opini

Nasionalisme Bung Karno: Perspektif Sosiologi Politik

Selasa, 28 Jul 2026 - 11:42 WIB

Rapat Pleno yang dipimpin langsung oleh Mohammad Ali, selaku Dewan Pendiri sekaligus Sekretaris Jenderal (Sekjen) Aptaksindo

Ekonomi & Bisnis

Husein Salim Resmi Jabat Ketum PAW BPN Aptaksindo

Selasa, 28 Jul 2026 - 08:47 WIB