Menko AHY Terima Penghargaan Tertinggi Alumni NTU Singapura atas Kontribusi bagi Masyarakat dan Pembangunan Nasional

- Editor

Sabtu, 22 November 2025 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGAPURA, Mediakarya — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dianugerahi Nanyang Distinguished Alumni Award 2025, penghargaan tertinggi bagi alumni Nanyang Technological University (NTU) Singapura. Penghargaan diserahkan pada Jumat (21/11/2025) kepada alumni yang dinilai memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan komunitas global.

Program Nanyang Alumni Awards telah diselenggarakan sejak 2005 sebagai bentuk apresiasi NTU terhadap alumni berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Dari empat kategori penghargaan yang diberikan, Nanyang Distinguished Alumni Award merupakan level tertinggi.

AHY dinilai memberikan kontribusi signifikan dalam bidang pertahanan, pelayanan publik, dan pembangunan nasional. Saat ini sebagai Menko, ia memimpin koordinasi beragam program strategis untuk memperkuat infrastruktur dan mempercepat pemerataan pembangunan wilayah di Indonesia.

Selain kiprah di pemerintahan, AHY juga aktif mendorong pengembangan kepemimpinan generasi muda melalui The Yudhoyono Institute serta berbagai program sosial.

Dalam sambutannya, AHY menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya tersebut.

“NTU mengajarkan saya berpikir kritis dan strategis, serta memandang kepemimpinan dari perspektif yang lebih luas,” ujarnya.

Baca Juga:  PSU di Ternate Selatan Karena Ketua KPPS Tak Tanda Tangani Surat Suara

Ia menuturkan bahwa pengalaman akademik di NTU menjadi fondasi penting dalam perjalanan kariernya di bidang publik.

“Bentuk pengabdiannya berbeda, tetapi misinya tetap sama: mengabdi kepada Indonesia,” kata AHY mengenai transisinya dari militer ke dunia publik.

AHY menekankan bahwa kebijakan yang baik memerlukan kombinasi ilmu pengetahuan, data, dan empati.

“Cara berpikir analitis, lintas disiplin, dan berorientasi masa depan menjadi pegangan dalam menjalankan tanggung jawab publik,” tuturnya.

Presiden NTU, Profesor Ho Teck Hua, mengatakan bahwa para penerima penghargaan tahun ini merupakan contoh lulusan NTU yang mampu memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Mereka menunjukkan bahwa lulusan NTU mampu memadukan pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian untuk membawa manfaat bagi Singapura dan dunia,” ujarnya.

Dengan raihan ini, AHY tercatat sebagai salah satu alumni NTU yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa di kancah nasional maupun internasional. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dua Pekan Penentu: Agus Wahid Sebut Solusi Kenegaraan Ada di Tangan Prabowo
Politisi PDIP Semprot Mendagri dan Kepala BGN: Jangan Main Ancam Pemda Soal Satgas MBG, Ini Pemerasan Administrasi
Musda Golkar Nias Selatan Ke-VI: Momentum Satukan Kekuatan Demi Membesarkan Partai
Negara Harus Hadir Lindungi 233 Ribu Anggota KSP Kopdit Swastika Sari NTT
Direktur Etos: Jangan Remehkan Pergerakan Masif PSI, Bisa Dominasi Pileg dan Pilpres
Ketum PMPRI Joker: PAW Beda Kelas dengan KDM, Satu Kerja Nyata Satu Kerja Buat Algoritma
Riset INDEF: Dua Tahun Prabowo-Gibran, Sentimen Positif Netizen Anjlok dari 38,1% Jadi 29,9%
Dua Kandidat Mendaftar, Hanya Petahana Yang Lolos Verifikasi Balon Ketua Golkar Nias Selatan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Dua Pekan Penentu: Agus Wahid Sebut Solusi Kenegaraan Ada di Tangan Prabowo

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Musda Golkar Nias Selatan Ke-VI: Momentum Satukan Kekuatan Demi Membesarkan Partai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Negara Harus Hadir Lindungi 233 Ribu Anggota KSP Kopdit Swastika Sari NTT

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Direktur Etos: Jangan Remehkan Pergerakan Masif PSI, Bisa Dominasi Pileg dan Pilpres

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:52 WIB

Ketum PMPRI Joker: PAW Beda Kelas dengan KDM, Satu Kerja Nyata Satu Kerja Buat Algoritma

Berita Terbaru